FHIL UHO Siap Divisitasi Lembaga Jerman ASIIN

Listen to this article
Dekan FHIL UHO, Dr. Lies Indriyani, SP., M.Si. (Humas-UHO)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Sebagai tindak lanjut dari pengajuan akreditasi internasional, pada Mei 2026 mendatang, Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan Universitas Halu Oleo (FHIL UHO) akan divisitasi lapangan oleh Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik (ASIIN).

Dekan FHIL UHO, Dr. Lies Indriyani, SP., M.Si., mengatakan pada awal Januari, tepatnya tanggal 5, FHIL menerima informasi dari Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) UHO bahwa dokumen pengajuan aktivitas internasional telah diterima.

“Sehingga Insya Allah akan dilaksanakan visitasi lapangan sebagai tahapan lanjutan, yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Mei 2026 mendatang,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa, hingga saat ini FHIL UHO terus berbenah untuk menyambut visitasi lapangan tersebut.

“Tentu hal ini menuntut kerja keras dan persiapan yang lebih matang. Namun demikian, kami menyambutnya dengan penuh semangat, karena seluruh proses ini merupakan bagian dari upaya untuk mendorong keunggulan dan meningkatkan daya saing UHO,” jelasnya.

Dr. Lies menyebut, FHIL UHO berterima kasih kepada pimpinan universitas sebelumnya, khususnya kepada Rektor terdahulu, Prof Zamrun.

“Berkat dukungan beliau, pada tahun 2022 kami memperoleh gedung baru yang mulai kami tempati sejak Januari 2023. Hingga saat ini, banyak hal yang patut kami syukuri dari keberadaan gedung tersebut karena sangat menunjang berbagai aktivitas akademik dan pengembangan institusi,” ucapnya.

Ia menambahkan, FHIL menyadari masih terdapat beberapa hal yang perlu dibenahi. Berdasarkan hasil asesmen sebelumnya, terdapat rekomendasi agar laboratorium dan perpustakaan tidak ditempatkan di lantai tiga.

Saat ini, kedua fasilitas tersebut memang masih berada di lantai tiga. Rekomendasi tersebut mempertimbangkan aspek keselamatan, kemudahan mobilitas dan transportasi bahan serta alat terutama yang berkaitan dengan bahan kimia serta aksesibilitas bagi mahasiswa dalam melakukan kegiatan praktikum maupun aktivitas literasi.

“Oleh karena itu, disarankan agar laboratorium dan perpustakaan ditempatkan di lantai dasar. Ke depan, kami berencana mengajukan permohonan penambahan dan penyesuaian sarana serta prasarana gedung untuk mendukung kebutuhan tersebut,” Tutup Dr. Lies. (ds/adf)

 

 

#kendariFHIL UHOUHO
Comments (0)
Add Comment