DINAMIKA SULTRA.COM, RAHA – Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispar) Kabupaten Muna angkat bicara setelah tidak terlihat dalam penjemputan Syeirah Putri Maharani peraih Best Fashion Forward di Thailand di Pelabuhan Nusantara Raha kemarin.
Ajang bergensi I Am Model Search International 2026 yang digelar di Thailand pada 13–17 Januari 2026.
Kadis Dispar Muna, LM. Masrul., saat ditemui diruang kerjanya, Jumat 23 Januari 2026 menyampaikan Apresiasi yang ditorehkan oleh Syeirah Putri Maharani dikaca Internasional walaupun tidak mendapat dukungan Finansial dari Dinas Pariwisata.
Masrul mengungkapkan, dalam penjemputan tidak ada dari Pemda terkhusus Dinas Pariwisata Muna, pihaknya menyampaikan bahwa hal tersebut bertepatan dengan kegiatan pertemuan dengan 22 kepala desa yang memiliki obyek wisata.
“Saya liat di media sosial bahwa Syeirah Putri Maharani akan tiba di Pelabuhan Nusantara kemarin itu sehingga langsung konfirmasi di teman-teman Pariwisata sebab saya (kadis) baru menjabat sehingga saya tanya bagaimana ini waktu berangkat ada keterlibatan atau kontribusi apa dari Pariwisata ternyata tidak ada dukungan finansial waktu berangkat di Jakarta hingga Ke Thailand dalam mengikuti ivent tersebut,” ungkapnya.
Namun dirinya setelah menjabat di Dinas Pariwisata tidak akan lepas tanggungjawab terhadap siswa yang berprestasi yang telah mengharumkan nama baik Daerah Muna.
“Kemarin itu juga secara pribadi dihubungi Kepsek SMAN 1 Raha untuk meminta kesediaan untuk bersama-sama menjemput Syeirah ini, sehingga informasi melalui telepon ini tidak berani menyampaikan sama pimpinan, kalau ada penyampaian resmi saya akan laporkan sama pimpinan dan siapa tau Bupati, Wakil maupun Sekda akan menyambut,” katanya.
Terlepas dari itu, atas nama Pemda tetap mengapresiasi Syeirah atas prestasi yang telah diraihnya di Kanca Internasional.
“Atas prestasinya kami dari Pariwisata akan memberikan iya panggung untuk mengisi acara-acara yang diselenggarakan Pemda kedepannya, dari pada nanti memanggil orang lain ketika menjadi MC, Bis praktis, malahan kedepan bisa kita angkat sebagai duta Pariwisata Kabupaten Muna,” ujarnya.
Rencana pengangkatan sebagai duta Pariwisata ini sudah didiskusikan dengan beberapa teman-teman di Pariwisata namun sebelumnya akan berkomunikasi dengan pihak sekolah seperti apa jalur komunikasi yang dilakukan hingga mewakili Indonesia dalam mengikuti ivent di Thailand.
“Lahirnya ini Syeirah dalam mewakili Indonesia di Ajang bergengsi di Thailand ini, apakah diutus resmi Pemda, atau kemauan pribadi atau komunitas, kita akan cari tahu melalui Sekolah sehingga akan menentukan langka-langka. Kalau Syeirah ini dibawah oleh Komunitas akan komunikasi dengan mereka, karena tidak mungkin sudah berhasil baru mau caplok,” tambahnya.
Melalui kesempatan ini, Kadis yang baru dilantik di bulan Desember 2025 kemarin meminta maaf tidak memberikan bantuan Finansial hanya berupa dukungan moril sebelum berangkat hal ini disebabkan keterbatasan anggaran yang dimiliki.(ds/Imn/ono)