DINAMIKA SULTRA.COM, JAKARTA – Tim para panahan Indonesia menambah masing-masing satu medali perak dan perunggu pada hari terakhir pertandingan ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand di Nakhon Ratchasima, Minggu.
“Meski sudah juara umum, kami belum beruntung menambah emas di hari terakhir pertandingan APG tahun ini,” kata pelatih kepala tim para panahan Indonesia Idya Putra Harjianto setelah pertandingan di Mook Stadium Field, Wongchavalitkul University.
Dia menjelaskan, medali perak diraih oleh Kholidin/ Novira Ross dari nomor mixed team recurve open.
Mereka kalah dengan skor 3-5 kontra pasangan tuan rumah Hanreuchai Netsiri/Phattharaphon Pattawaeo.
Sementara, tambah Idya, medali perunggu berhasil disabet oleh pasangan Ken Swagumilang/Teodora Audi Ayudia Ferelly Essant dari nomor mixed team compound open.
“Setelah ini (APG 2025), kami akan fokus mempersiapkan diri untuk kejuaraan dunia dan Asian Para Games 2026 Aichi-Nagoya di Jepang,” ujar dia.
Indonesia berhasil menjadi juara umum dalam cabang olahraga para panahan setelah menyabet total lima emas dari sembilan nomor yang dipertandingkan dalam APG edisi ke-13 tersebut.
Prestasi itu terasa lebih spesial karena mampu membalaskan dendam kepada Thailand saat APG 2022 Indonesia di Kota Solo.
Saat itu Thailand menjadi juara umum dengan perolehan empat medali emas, sedangkan Indonesia meraih tiga emas. Sedangkan dalam edisi 2023 di Kamboja, para panahan tidak dipertandingkan.
Berikut perolehan emas yang didapatkan tim para panahan Indonesia dalam APG 2025 Thailand hingga Minggu atau hari terakhir pertandingan :
1. Men’s individual recurve open (Kholidin)
2. Men’s doubles recurve open (Khoirul Anwar/Kholidin/Setiawan)
3. Women’s individual compound open (Teodora Audi Ayudia Ferelly Essant)
4. Men’s individual compound open (Ken Swagumilang)
5. Men’s doubles compound open (Arif Firmansyah/Ken Swagumilang)
(ds/antara)