DINAMIKA SULTRA.COM, KONAWE – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara bersama Pemerintah Kabupaten Konawe bersinergi untuk memperkuat inklusi keuangan di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Kabupaten Konawe, Sultra, dengan program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) guna memacu kesejahteraan masyarakat pesisir.
Kepala OJK Sultra Bismi Maulana Nugraha saat dihubungi di Kendari, Rabu, mengatakan bahwa sinergi strategis tersebut dibahas bersama dalam High Level Meeting sebagai langkah nyata mendukung visi Indonesia Emas 2045 dan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
“Program ini dirancang untuk mengakselerasi pembangunan kawasan pesisir secara berkelanjutan, dengan titik fokus pelaksanaan di Desa Sorue Jaya, Kabupaten Konawe,” katanya.
Dia menyebutkan bahwa kolaborasi EKI-KNMP akan menitikberatkan pada peningkatan literasi serta inklusi keuangan bagi para nelayan dan warga desa.
OJK berkomitmen membuka sumbatan akses keuangan agar masyarakat lebih mudah mendapatkan layanan perbankan maupun asuransi.
Bismi Maulana mengungkapkan bahwa OJK juga mengoordinasikan peran industri jasa keuangan agar produk yang ditawarkan, baik itu pembiayaan mikro maupun layanan keuangan digital, sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan spesifik masyarakat nelayan.
“Kami memastikan peran perbankan dan industri keuangan selaras dengan apa yang dibutuhkan di lapangan. Rencananya, program ini akan diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Konawe Syamsul Ibrahim menegaskan, dukungan penuh pemerintah daerah terhadap integrasi program keuangan tersebut.
Dia berkomitmen memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).
“Kami berharap sinergi ini memberikan dampak nyata pada pemerataan ekonomi di Konawe. Pemerintah daerah akan mengawal agar peran TPAKD lebih optimal dalam menjangkau masyarakat pesisir,” sebutnya.
Sebagai tindak lanjut, OJK bersama Pemkab Konawe dijadwalkan segera menggelar pertemuan teknis lanjutan dengan melibatkan berbagai entitas Industri Jasa Keuangan (IJK). Pertemuan tersebut bertujuan mematangkan kesiapan operasional agar program dapat memberikan hasil maksimal bagi ekonomi kerakyatan di Sulawesi Tenggara.(ds/ono)