DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalokasikan anggaran sebesar Rp7,37 miliar untuk merehabilitasi Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sodohoa di Kota Kendari guna memperkuat infrastruktur ekonomi sektor perikanan.
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka saat ditemui di Kendari, Jumat mengatakan bahwa perbaikan ini bertujuan untuk mengoptimalkan kembali fungsi PPI yang sebelumnya sempat terbengkalai.
“Setahun lalu tempat ini seperti terkubur, namun sekarang setelah rehabilitasi semuanya sudah baik. Saya berharap aset ini dipelihara dengan baik agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan,” katanya saat meresmikan fasilitas di PPI Kendari, Sultra.
“Kepada pengelola PPI harus memperhatikan kebersihan dan ketertiban kawasan,” ujar Purnawirawan TNI AD ini.
Andi Sumangerukka mengungkapkan, meski telah direhabilitasi, PPI Sodohoa masih terdapat sejumlah infrastruktur yang perlu dilengkapi. Sehingga, pihaknya akan melanjutkan perbaikan secara bertahap hingga seluruh fasilitas PPI Sodohoa tertata optimal.
“Jumlah lapak akan ditambah sesuai kebutuhan. Jika saat ini tersedia 50 unit, maka akan dibangun tambahan lapak agar seluruh pedagang dapat terakomodasi,” ujarnya.
Dari sisi ekonomi, Gubernur Andi Sumangerukka optimistis infrastruktur yang lebih representatif akan meningkatkan produktivitas nelayan secara signifikan.
Keberadaan fasilitas cold storage menjadi kunci untuk menjaga kualitas tangkapan sehingga harga jual di pasar tetap stabil.
“Dengan fasilitas yang baik dan adanya cold storage, kualitas ikan terjaga sehingga harganya tidak jatuh. Jika pembeli semakin banyak, pendapatan nelayan meningkat dan kesejahteraan mereka naik,” jelasnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang Sultra Tommy Putra Alamsyah merincikan bahwa total anggaran Rp7,3 miliar tersebut bersumber dari APBD murni dan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025.
Anggaran tersebut terbagi ke dalam beberapa paket pekerjaan strategis, yakni Pembangunan gedung PPI Rp6,2 miliar, Sarana dan prasarana pasar PPI Rp433 juta, dan rehabilitasi pagar kawasan Rp900 juta
Pekerjaan fisik meliputi pembangunan empat gedung baru untuk aktivitas penjualan, rehabilitasi satu gedung kantor, satu bangunan cold storage, serta penataan pagar dan penyediaan lapak khusus pedagang.
Selain itu, Pemprov Sultra juga melakukan penataan pedagang dengan memisahkan zona basah dan zona kering. Pihak pemerintah telah menyiapkan meja dan fasilitas penunjang lainnya agar pedagang tidak perlu membawa perlengkapan sendiri, serta berencana menambah jumlah lapak sesuai kebutuhan di masa mendatang.(ds/ono)