Pendidikan Dokter Tidak Lagi Menjadi Pilihan Idola Utama Mahasiswa di UHO

Listen to this article
Wakil Rektor (1) Bidang Akademik Universitas Halu Oleo, Prof. Dr. Santiaji Bande saat ditemui di ruang kerjanya. (Foto:Ono)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI- Fakultas kedokteran yang selama ini menjadi salah satu peminat terbanyak pada setiap kali penerimaan mahasiswa baru di Universitas Halu Oleo (UHO), tahun ini tidak lagi, baik melalui seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur seleksi SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) maupun jalur SNBT (Seleksi Nasional Berbasis Tes) minat mahasiswa terhadap pendidikan kedokteran terbuang.

Pada seleksi Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi pendidikan kedokteran berada pada posisi ketiga setelah Ilmu manajemen dan farmasi. Sementara pada jalur Seleksi Nasional Berbasis Tes pendidikan kedokteran berada pada posisi peringkat peminatan ke lima.

Hal itu dikatakan Wakil Rektor 1 Bidang Akademik UHO, Prof. Dr La Ode Santiadji Bande kepada awak media kemarin.

Prof. Santiaji merinci pada Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK(SNBT) pada Universitas Halu Oleo tahun ini, Tekniks Sipil menjadi jurusan peminat terbanyak dengan jumlah 1.225 dengan daya tampung 28 orang, menyusul Manajemen dengan jumlah peminat 1.280 dengan daya tampung 106 orang, Pendidikan Teknik Pertambangan dengan jumlah peminat 1.139 dengan daya tampung 38 orang, posisi ke empat Ilmu Hukum memiliki jumlah peminat 897 dengan daya tampung 160, posisi ke lima Pendidikan Kedokteran jumlah peminat sebanyak 892 dengan daya tampung 48 orang.

Untuk ujian tertulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berbasis Tes telah dimulai tanggal 21 April sampai dengan 28 April 2026, dibagi dalam dua sesi sesi pertama pagi pukul 07. 45 sampai pukul 11.00 dan sesi kedua digelar pukul 12.30 sampai pukul 16 .00 sore. siang.

Dengan pengawasan superketat dari panitia penyelenggara. Untuk menghindari adanya joki dalam proses pengisian tes ujian dan adanya peserta ujian tes anomali.

Peserta tes anomali tersebut adalah peserta yang alamat tinggalnya bukan di Sulawesi Tenggara, alamat asal sekolahnya juga diluar daerah Sultra tetapi justru memilih tes di Sulawesi Tenggara atau di UHO misalnya.

Hal ini, kata Prof. Santiaji perlu diantisipasi karena jangan sampai dia memilih tes di UHO karena dianggap bisa mengelabui tim pengawas, dengan memasang alat tertentu lalu dia duduk dalam ruangan tes tetapi dengan alat yang dia miliki, soal-soal tes yang ada dia bisa mendapat petunjuk informasi dari luar terkait jawaban yang benar yang akan diisi.

“Keberadaan teknologi hari ini sudah sangat canggih sehingga patut untuk kita berhati-hati, karena hal yang semacam itu pernah terjadi di daerah lain, dan kami tidak ingin hal seperti itu juga terjadi di UHO,” Ujarnya.(ds/Ono)

#kendariFakultas KedokteranPendidikan Dokter Tidak Lagi Menjadi Pilihan Idola Utama Mahasiswa di UHOProf. Dr. La Ode Santiaji BandeUHO
Comments (0)
Add Comment