Bapenda Kolaka: Digitalisasi Transaksi Dongkrak PAD hingga Rp88 Miliar

Listen to this article
Kepala Bapenda Kabupaten Kolaka Muh Ridha Tahrir. (Ist)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KOLAKA – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), mencatat digitalisasi transaksi melalui Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), telah mendongkrak realisasi pendapatan asli daerah (PAD) pada triwulan I 2026 hingga Rp88,1 miliar.

 

Kepala Bapenda Kabupaten Kolaka Muh Ridha Tahrir saat ditemui di Kolaka, Sultra, Selasa, mengatakan capaian sebesar 29,72 persen dari target tahunan tersebut menunjukkan tren pertumbuhan positif dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

 

“Alhamdulillah, realisasi triwulan I tahun ini lebih tinggi dari tahun 2025. Hal ini dipicu oleh tingginya capaian pajak daerah yang menyentuh 27 persen serta pos lain-lain PAD yang sah mencapai 58 persen,” kata Ridha.

 

Ia menjelaskan penerapan ETPD di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Kolaka menjadi kunci utama peningkatan tersebut.

 

Saat ini, seluruh transaksi perpajakan telah dilakukan secara nontunai melalui teller, transfer, QRIS, hingga virtual account.

 

“Digitalisasi ini terbukti meningkatkan kepercayaan wajib pajak. Transparansi yang terjaga membuat masyarakat lebih nyaman menunaikan kewajibannya, yang berdampak langsung pada tingginya realisasi PAD,” ujarnya.

 

Selain faktor digitalisasi, Ridha juga menyebutkan kontributor tertinggi dalam realisasi PAD kali ini berasal dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, khususnya yang bersumber dari dividen Bank Sultra.

 

Meski demikian, pihaknya mencatat masih adanya kendala pada sektor pajak sarang burung walet yang belum mencatatkan realisasi akibat rendahnya kepatuhan pemilik usaha dalam melaporkan omzet secara tertib.

 

Menghadapi triwulan II, Bapenda Kolaka telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengoptimalkan pendapatan, di antaranya pemeriksaan pajak melalui audit lapangan intensif serta optimalisasi tim yustisi untuk penegakan aturan.

 

“Kami optimistis dengan penguatan pengawasan dan penggalian potensi baru, realisasi pada triwulan II akan menunjukkan performa yang lebih meningkat lagi,” tambah Ridha.(ds/Ono)

#sulawesitenggaraBapenda KolakaKolaka
Comments (0)
Add Comment