BWS Sultra-Pemkot Kendari Siapkan Tiga Koridor Drainase Cegah Banjir

Listen to this article
Kepala BWS Sulawesi IV Kendari Muhammad Harliansyah. (ds/HO-BWS Sulawesi)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV bersama Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menyiapkan konsep pembangunan tiga koridor utama drainase perkotaan guna menekan risiko banjir di wilayah setempat.

 

Kepala BWS Sulawesi IV Kendari Muhamad Harliansyah saat ditemui di Kendari, Kamis, mengatakan bahwa konsep infrastruktur ini mengadopsi sistem drainase kolektor yang sebelumnya telah diterapkan dan dinilai efektif di kawasan Kali Kadia, Kota Kendari.

 

Ia menyampaikan bahwa tiga koridor tersebut nantinya akan berfungsi sebagai jalur induk untuk menampung aliran air dari drainase lingkungan sebelum dialirkan ke sungai utama.

 

“Penanganan banjir kota ini nantinya dilakukan dengan membangun tiga koridor drainase utama perkotaan. Koridor ini akan menjadi drain kolektor dari sungai-sungai yang ada di Kota Kendari,” kata Harliansyah.

 

Ia memaparkan untuk koridor pertama direncanakan berada di Sungai Korumba. Kemudian koridor kedua berlokasi di Sungai Bonggoeya yang akan terkoneksi hingga kawasan Pasar Panjang dan Tunggala Dalam, sedangkan koridor ketiga akan dibangun di kawasan Polresta Kendari.

 

Menurut dia, seluruh koridor utama tersebut akan dihubungkan dengan drainase lingkungan dan drainase tersier agar aliran air hujan dapat lebih terkendali.

 

“Harapannya tiga koridor utama ini bisa saling terhubung dengan drainase lingkungan dan menjadi konsep pengendalian banjir Kota Kendari,” ujarnya.

 

Saat ini, Pemerintah Kota Kendari tengah menyusun perencanaan proyek tersebut, termasuk penyusunan desain teknis serta pemastian kesiapan lahan di lapangan.

 

Jika seluruh tahapan perencanaan dan pembebasan lahan rampung, pengerjaan fisik tiga koridor drainase itu diproyeksikan mulai berjalan pada 2027.

 

“Kalau desain dan lahannya sudah siap, perkiraan kami tahun 2027 sudah mulai dilakukan penanganan (fisik),” katanya.

 

Ia menambahkan bahwa konsep drainase kolektor seperti ini terbukti efektif di kawasan Kali Kadia karena mampu menampung volume air dari drainase pemukiman secara optimal sebelum diteruskan ke badan sungai utama, sehingga meminimalisasi potensi genangan di jalan dan perumahan warga.(ds/Ono)

#kendari#sulawesitenggaraBWS Sultra
Comments (0)
Add Comment