Bombana Perkuat Tata Kelola Dana BOSP Lewat Pendampingan ARKAS dan Standar Pelayanan Pendidikan

Listen to this article
Pemkab Bombana menggelar coaching clinic SPM bidang pendidikan dan pendampingan ARKAS untuk memperkuat pengelolaan Dana BOSP serta meningkatkan mutu layanan pendidikan di sekolah.(Foto: Mdn)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, BOMBANA – Upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Bombana terus diperkuat melalui pembenahan tata kelola anggaran sekolah. Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar Coaching Clinic Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Pendidikan yang dipadukan dengan pendampingan penganggaran melalui aplikasi ARKAS sebagai bagian dari pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Tanduale Kantor Bupati Bombana, Rabu (15/7/2026), menjadi forum peningkatan kapasitas bagi kepala sekolah dan operator ARKAS agar mampu menyusun perencanaan anggaran yang lebih terarah, transparan, dan sesuai kebutuhan satuan pendidikan.

Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak cukup hanya diukur dari angka partisipasi sekolah, tetapi juga dari sejauh mana setiap peserta didik memperoleh layanan pendidikan sesuai Standar Pelayanan Minimal yang telah ditetapkan pemerintah.

Menurut Burhanuddin, pengelolaan Dana BOSP harus dilakukan secara profesional dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta berorientasi pada hasil yang dapat dirasakan langsung oleh peserta didik dan tenaga pendidik.

“Apabila seluruh kepala sekolah mampu memenuhi Standar Pelayanan Minimal, mengelola Dana BOS secara efektif melalui aplikasi ARKAS, serta menjadikan rapor pendidikan sebagai dasar pengambilan kebijakan, maka kualitas pendidikan di Kabupaten Bombana akan terus meningkat dari tahun ke tahun,” ujarnya.

Selain menjadi sarana penguatan kapasitas teknis, kegiatan ini juga diarahkan untuk menyamakan pemahaman seluruh pengelola pendidikan mengenai pentingnya perencanaan berbasis data. Pemanfaatan aplikasi ARKAS diharapkan mampu membantu sekolah menyusun anggaran yang lebih tepat sasaran sekaligus memudahkan proses pengawasan penggunaan Dana BOSP.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut dihadiri Kepala BAN PDM Provinsi Sulawesi Tenggara Prof. Dr. Hj. Anwar Hafid, M.Pd., unsur Forkopimda, Bunda PAUD Kabupaten Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos., Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana Ir. Syahrun, ST., MPWK, para kepala perangkat daerah, perwakilan instansi vertikal, lembaga pendidikan, serta kepala sekolah dan operator ARKAS dari berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Bombana.

Penguatan kapasitas pengelola sekolah dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran pendidikan. Dengan perencanaan yang baik, program-program sekolah diharapkan dapat lebih selaras dengan kebutuhan peserta didik sekaligus mendukung peningkatan capaian rapor pendidikan.

Pendekatan berbasis data juga menjadi bagian penting dalam kebijakan pendidikan nasional. Melalui pemanfaatan rapor pendidikan, sekolah dapat mengidentifikasi berbagai aspek yang masih memerlukan perbaikan sehingga program dan anggaran yang disusun tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan.

Pemerintah Kabupaten Bombana berharap kegiatan ini mampu memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk menghadirkan tata kelola pendidikan yang semakin baik.

Dengan pengelolaan Dana BOSP yang lebih tertib dan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal secara bertahap, kualitas layanan pendidikan di daerah diharapkan terus meningkat.(ds/Mdn/Ono)

#sulawesitenggaraBombanaBombana Perkuat Tata Kelola Dana BOSP Lewat Pendampingan ARKAS dan Standar Pelayanan PendidikanBupati Bombana Burhanuddin
Comments (0)
Add Comment