Kendari Gelar Bimtek Pustakawan dan Guru Tingkatkan Budaya Baca

Listen to this article
Foto bersama Wali Kota Kendari Siska Karina Imran bersama para pustakawan, guru dan pegiat literasi di Kendari, Sulawesi Tenggara. (ds/HO-PEmkot Kendari)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi bagi pustakawan, guru, dan pegiat literasi guna meningkatkan budaya baca dan daya kritis masyarakat di wilayah setempat.

 

Wali Kota Kendari Siska Karina Imran saat ditemui di Kendari, Rabu, mengatakan bahwa kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, melainkan juga dari peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

 

“Di era yang berkembang begitu cepat seperti sekarang, modal utama yang harus kita miliki adalah pengetahuan. Dan pengetahuan itu lahir dari budaya membaca serta literasi,” kata Siska.

 

Ia menjelaskan bahwa seluruh elemen masyarakat, termasuk aparatur pemerintah dan tenaga pendidik, memerlukan bekal ilmu pengetahuan untuk menjalankan tugas serta tanggung jawabnya secara optimal. Oleh karena itu, perpustakaan harus difungsikan sebagai ruang belajar yang hidup.

 

“Melalui Bimtek tersebut, kami berharap lahir para penggerak literasi yang tidak hanya memahami pengelolaan informasi, tetapi juga mampu mengedukasi masyarakat luas agar budaya membaca dan berpikir kritis semakin tumbuh pesat,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari Rukmana menyebutkan bahwa Bimtek bertema “Literasi Kuat, Masyarakat Cerdas, Kendari Semakin Maju” ini diikuti sebanyak 150 peserta yang terdiri dari pustakawan, pengelola perpustakaan, guru, dan pegiat literasi.

 

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi pustakawan sebagai pengelola informasi, guru sebagai fasilitator pembelajaran, serta pegiat literasi sebagai agen perubahan di tengah masyarakat,” jelas Rukmana.

 

Ia menambahkan bahwa Bimtek ini difokuskan pula untuk memperkuat kolaborasi lintas profesi demi membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan di era digital.

 

“Para peserta dibekali beragam materi strategis, meliputi konsep dasar literasi informasi, teknik penelusuran dan identifikasi sumber informasi, pemanfaatan media, hingga analisis, evaluasi, serta penyajian informasi secara etis dan bertanggung jawab,” ucap Rukmana.(ds/Ono)

#kendari#sulawesitenggara
Comments (0)
Add Comment