BMKG: Petani di Sultra Efisiensi Air Akibat Ancaman Kekeringan

Listen to this article
Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Kendari Faizal Habibie. (Ist)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), mengimbau para petani dan pemangku kepentingan sektor pertanian di Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk mulai mengantisipasi krisis pasokan air serta melakukan efisiensi penggunaan air irigasi akibat meningkatnya ancaman kekeringan meteorologis.

 

Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Kendari Faizal Habibie saat ditemui di Kendari, Rabu, mengatakan bahwa durasi Hari Tanpa Hujan (HTH) yang panjang berpotensi kuat memicu kekeringan ekstrem yang berdampak langsung pada area persawahan.

 

“Peningkatan potensi kekeringan cukup tinggi di bulan Agustus dan September. Bukan hanya hutan yang kita waspadai, tetapi efisiensi air untuk irigasi dan pertanian juga memang patut diwaspadai serta diantisipasi,” kata Faizal Habibie.

 

Ia menyebutkan bahwa berdasarkan peta kerawanan dan pemantauan HTH BMKG, sejumlah wilayah di Sultra bagian selatan mulai menunjukkan kondisi kering yang signifikan.

 

“Hasil analisis untuk di Kota Kendari ini sepanjang bulan Agustus belum tercatat turun hujan,” ujarnya.

 

Faizal Habibie mengungkapkan bahwa kondisi serupa dialami beberapa daerah yang menjadi lumbung pertanian dan kawasan rawan kekeringan, seperti Kabupaten Bombana, Kolaka, Konawe Selatan, hingga wilayah selatan Buton Utara.

 

Ia menambahkan bahwa selain ancaman kekeringan pada lahan pertanian, kondisi cuaca ekstrem yang diiringi angin dan lamanya masa tanpa hujan ini juga meningkatkan risiko kebakaran lahan, terutama di wilayah yang memiliki tutupan vegetasi savana.

 

Oleh karena itu, BMKG secara berkala terus memperbarui data dan mengeluarkan produk informasi peta kerawanan kekeringan agar dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah dan sektor pertanian dalam mengelola ketersediaan pasokan air irigasi secara bijak hingga September mendatang.(ds/Ono)

#kendari#sulawesitenggaraBMKG
Comments (0)
Add Comment