Jembatan Garuda di Kolaka Tingkatkan Aksesbilitas Warga

Listen to this article
Jembatan Perintis Garuda menghubungkan Desa Lalonggopi dan Lalonaha, Kecamatan Wolo, Kolaka, Sulawesi Tenggara. (Ist)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KOLAKA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka menyatakan program pembangunan Jembatan Perintis Garuda menghubungkan Desa Lalonggopi dan Lalonaha, Kecamatan Wolo, Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) dapat meningkatkan aksesibilitas warga di wilayah itu.

 

Sekretaris Daerah Kolaka Akbar di Kolaka, Jumat, mengatakan keberadaan jembatan gantung tersebut memberikan manfaat bagi mobilitas para petani dan pelajar karena jembatan ini juga menghubungkan beberapa wilayah strategis, yaitu Kelurahan Ulu Wolo, Wolo, dan Desa Iwoimopuro.

 

“Fasilitas ini tentunya mempermudah anak-anak pergi ke sekolah dan juga untuk memudahkan transportasi mengangkut hasil pertanian, apalagi kita ini kan mayoritas petani di sini,” katanya.

 

Ia menjelaskan jembatan gantung tersebut memangkas waktu tempuh warga sehingga anak-anak sekolah dapat melintas lebih cepat dan para petani tidak perlu lagi memutar jauh untuk mengangkut hasil panen.

 

​Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat bersama-sama menjaga dan merawat jembatan yang baru rampung tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

 

​”Kami berterima kasih kepada TNI Angkatan Darat yang telah membangun fasilitas ini. Mari kita rawat bersama agar daya pakainya lebih lama,” ujarnya.

 

 

 

Komandan Kodim (Dandim) 1412/Kolaka Letkol Inf Choky Gunawan mengungkapkan penentuan lokasi pembangunan didasarkan pada hasil koordinasi serta data prioritas dari Pemkab Kolaka.

 

Menurut dia, keberadaan infrastruktur tersebut tidak hanya berkaitan dengan akses transportasi, tetapi juga menyangkut peningkatan kualitas kehidupan masyarakat.

 

“Dengan akses yang lebih mudah, warga dapat menjalankan aktivitas ekonomi, mengangkut hasil pertanian, serta mengakses fasilitas pendidikan dan kesehatan tanpa harus menempuh jalur alternatif yang lebih jauh,” katanya.

 

Ia menyebut saat ini terdapat empat jembatan gantung yang sedang dalam proses pengerjaan dengan progres fisik mencapai 70 persen.

 

Selain itu, Kodim 1412/Kolaka telah mengajukan pengerjaan untuk dua jembatan tambahan.

 

​”Saat ini progres pembangunan empat jembatan gantung sudah mencapai tahap 70 persen. Kemudian, kita juga sudah melakukan pengajuan untuk dua jembatan lagi,” katanya.

 

Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Lalonggopi dan Lalonaha memiliki panjang 35 meter dengan lebar 120 sentimeter. Infrastruktur tersebut kini sudah dapat dimanfaatkan masyarakat, pelajar, serta kendaraan roda dua untuk menunjang mobilitas harian di wilayah itu.(ds/Ono)

#sulawesitenggaraJembatan GarudaKolaka
Comments (0)
Add Comment