DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menggandeng 16 distributor pangan dan sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk masyarakat di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Tanaman Pangan (Ketapang) Kendari Abdul Rauf saat ditemui di Kendari, Kamis, mengatakan bahwa gerakan pangan murah untuk menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau dibanding harga pasar.
Ia menyampaikan bahwa kondisi kebutuhan pangan dengan harga murah saat ini memang sulit diperoleh masyarakat terlebih banyak lahan dan pertanian produksinya menurun dampak kemarau panjang.
“Sehingga kami menggandeng 16 distributor di gerakan pangan murah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, apalagi di musim kemarau kebutuhan pangan fluktuatif,” kata Abdul Rauf.
Ia mengungkapkan bahwa gerakan pangan murah tersebut berlangsung dari 21 sampai 23 Oktober 2026 di halaman kantor wali kota Kendari.
Ia menjelaskan jika dalam GPM ini tiga komoditi yang dipersiapkan, yakni Beras SPHP kemasan 5 kilogram, produk minyak kita dengan harga Rp15.700 per liter, dan produk gula ManisKita.
Menurut dia, tiga komoditi tersebut sering dikeluhkan karena masyarakat sulit mendapatkan dengan harga yang lebih murah.
“Jadi bisa dilihat dalam dua hari terkait pangan yang disiapkan banyak diminati warga yang datang membeli karena harganya lebih terjangkau,” ujar dia.
Selain itu, kata Rauf, dalam kegiatan itu, pemerintah juga mengajak para pengusaha UMKM olahan pangan lokal sekaligus mengajak masyarakat memberdayakan pangan lokal untuk pemenuhuan kebutuhan pokok keluarga.
“Tentunya dengan adanya para UMKM terjadi transaksi ekonomi antarapembeli dengan pedagang di GPM ini,” ujar dia.
Abdul Rauf mengatakan gerakan pangan murah masih sangat diminati masyarakat sehingga pemkot rutin melaksanakan GPM. Menurutnya, pemkot sudah melaksanakan 124 kali gerakan pangan murah sepanjang 2026.
“Kalau diskala pemerintah kota, posisi Kendari berada di urutan 4 terbesar se Indonesia,” kata Rauf.
Sementara itu, Manajer Pemasaran Bulog Sulawesi Tenggara Aan Fahri mengatakan Bulog turut mendukung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah dengan menyediakan beras program SPHP dan minyak goreng.
“Setiap ada permintaan untuk Gerakan Pangan Murah, kami berupaya memenuhinya. Dukungan tidak hanya untuk pemerintah kota dan provinsi, tetapi juga kementerian serta lembaga lain, termasuk TNI dan kepolisian,” katanya menambahkan.(ds/Ono)