OJK: Kredit UMKM di Sultra Capai Rp17,03 Triliun per Oktober 2026

Listen to this article
Kepala OJK Provinsi Sultra Bismi Maulana Nugraha. (Ist)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat penyaluran kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah tersebut mencapai Rp17,03 triliun per Oktober 2026, atau tumbuh sebesar 6,31 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

 

Kepala OJK Sultra Bismi Maulana Nugraha saat ditemui di Kendari, Selasa, mengatakan bahwa pertumbuhan kredit tersebut juga mendorong peningkatan porsi kredit UMKM terhadap total kredit perbankan di Sulawesi Tenggara dari sebelumnya 29,84 persen menjadi 30,06 persen.

 

“Saat ini porsi UMKM terhadap total seluruh kredit di Sultra mencapai 30,06 persen. Ini tentunya mengalami peningkatan dibandingkan dengan posisi tahun sebelumnya,” kata Bismi Maulana.

 

Ia menjelaskan, total kredit perbankan di Sulawesi Tenggara secara keseluruhan telah menyentuh angka Rp56,66 triliun.

 

Selain mencatatkan pertumbuhan penyaluran kredit, kualitas kredit UMKM di daerah tersebut juga menunjukkan perbaikan yang ditandai dengan penurunan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL).

 

“Kredit macet saat ini kita sebut NPL sebesar 3,45 persen. Jika dibandingkan tahun sebelumnya secara year-on-year, NPL tahun ini mengalami penurunan, di mana sebelumnya 3,58 persen menjadi 3,45 persen,” ujar dia.

 

Bismi Maulana mengungkapkan bahwa sebagai langkah mitigasi risiko, OJK terus mendorong lembaga perbankan untuk mengoptimalkan program restrukturisasi kredit bagi para debitur yang mengalami kesulitan pembayaran.

 

“Langkah tersebut dapat dilakukan melalui perpanjangan jangka waktu pengembalian hingga keringanan denda sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya menjelaskan.

 

Tren positif penyaluran kredit yang diimbangi dengan penurunan rasio kredit macet ini mencerminkan kian solid daya tahan dan pemulihan sektor UMKM di Sulawesi Tenggara. Dukungan akses pembiayaan yang sehat dari perbankan diharapkan dapat terus memacu roda perekonomian daerah serta memperkuat kapasitas pelaku usaha lokal agar semakin berdaya saing.(ds/Ono)

#kendari#sulawesitenggaraOJK Sultra
Comments (0)
Add Comment