Pemkot Kendari Periksa 14 SPPG Pastikan Sesuai Standar BGN

Listen to this article
Pelaksanaan pemeriksaan SPPG di Kendari, Sulawesi Tenggara. (ds/ANTARA/HO-Pemkot Kendari)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menurunkan sebanyak enam tim terpadu secara serentak untuk melaksanakan pemeriksaan dan pengawasan terhadap operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), guna memastikan seluruh prosedur sesuai standar Badan Gizi Nasional (BGN).

Koordinator Tim Lima yang juga Kepala Dinas Perhubungan Kota Kendari Paminuddin saat ditemui di Kendari, Sabtu, mengatakan bahwa pemeriksaan komprehensif tersebut dilakukan guna memastikan seluruh dapur penyedia makanan bagi penerima manfaat program MBG menjalankan operasional secara konsisten sesuai dengan ketentuan dan standar ketat yang telah ditetapkan oleh BGN.

Dia menegaskan bahwa kebersihan lingkungan dan konsistensi penerapan standar operasional prosedur (SOP) menjadi fokus utama pengawasan, mengingat makanan yang diproduksi akan dikonsumsi oleh ribuan pelajar.

“Tetap jaga kebersihan dan gunakan SOP dalam seluruh proses pengolahan makanan,” kata Paminuddin saat memimpin pemeriksaan di SPPG Kambu Lalolara, yang membawahi wilayah Kecamatan Kambu dan Kadia.

Paminuddin mengungkapkan bahwa dalam pengawasan terpadu ini, setiap tim melakukan pemeriksaan mendalam berdasarkan 14 indikator pedoman penilaian BGN dengan melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Mulai dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, hingga Dinas PUPR,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa Pemkot Kendari berharap pengawasan berkala ini dapat menjamin keamanan pangan serta mutu gizi bagi seluruh masyarakat penerima manfaat.

Sementara itu, Koordinator BGN Kota Kendari Fadhilah Rizka Muthi’a menjelaskan bahwa 14 indikator pemeriksaan tersebut mencakup legalitas Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan sertifikat halal, ketersediaan juru masak, kualitas sumber air, rantai dingin, fasilitas APAR, kelayakan gudang, hingga ketersediaan CCTV pengawasan.

“Selain kelengkapan fasilitas fisik dan administrasi, kesiapan serta kelengkapan identitas sumber daya manusia (SDM) pengelola dapur juga dievaluasi secara ketat,” tambahnya.(ds/Ono)

#kendari#sulawesitenggaraBGNSPPG
Comments (0)
Add Comment