PMI Baubau Galang Gerakan Masyarakat Donor Darah

Dengarkan Versi Suara
Ketua PMI Kota Baubau, Yulia Widiarti. (ds/yusran)

 

DINAMIKA SULTRA.COM,BAUBAU– Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), menggalang masyarakat di daerah itu untuk mendonorkan darahnya guna memenuhi kebutuhan stok darah di bank darah bila sewaktu-waktu dibutuhkan.

“Kegiatan donor darah hari ini adalah untuk kemanusiaan, donor darah itu dibutuhkan oleh masyarakat, baik yang mungkin karena operasi, pendarahan, melahirkan, atau mungkin karena kecelakaan ataupun semua penyakit kritis pada saat-saat tertentu akan membutuhkan darah,” kata Ketua PMI Baubau, Yulia Widiarti, di Baubau, Minggu.

Ia mengatakan, kegiatan donor darah yang digelar pihaknya tersebut adalah rangkaian hari ulang tahun PMI ke-77 tahun 2022 serta rangkaian HUT Baubau ke-481 dan hari jadi Kota Baubau ke-21 sebagai daerah otonom setelah mekar dari induknya yakni Kabupaten Buton.

“Jadi sengaja kita ambil di pertengahan ini supaya bisa dapat keduanya. Untuk darah-darah yang kita kumpulkan dalam donor ini otomatis akan disimpan di bank darah, sehingga kalau memang ada kebutuhan di rumah sakit Palagimata, RS Siloam, ataupun Pasarwajo, Buteng, dan Busel biasanya larinya ke kita (Baubau),” katanya.

Dalam pelaksanaan donor darah dengan menyiapkan paket sembako, kata Yulia, pihaknya telah melayangkan surat ke kelurahan untuk meminta beberapa orang perwakilan agar juga akan menjadi data base dan memperbanyak relawan-relawan pendonor ketika dibutuhkan.

“Sampai sekarang kita biasanya kesulitan bila ada kekurangan darah di rumah sakit ataupun dimana saja. Jadi kita pelan-pelan masuk ke kelurahan untuk melakukan donor darah,” katanya.

Ia mengatakan, jika target stok darah tidak tercapai maka akan dilakukan aksi donor lagi saat Baubau ekspo atau pameran lainnya.

“Jadi kita akan buka satu tenda khusus untuk PMI untuk pelayanan donor darah sukarela kepada masyarakat dengan memberikan semacam paket sembako juga untuk yang mendonor,” katanya.

Upaya menyiapkan paket sembako itu, kata mantan Kadis Perumahan dan Kawasan Pemukiman Baubau ini, sebagai upaya untuk memancing masyarakat supaya bagaimana mau mendonorkan darahnya, termasuk agar bisa mendapatkan data base relawan-relawan pendonor di setiap kelurahan dengan mengidentifikasi golongan-golongan darah.

Selain kegiatan donor darah, ujar Yulia, pihaknya juga melaksanakan senam massal dan pemeriksaan kesehatan gratis seperti asam urat, kolesterol, gula darah, malaria, maupun sepilis dan HIV.

Bahkan dalam rangkaian HUT PMI tersebut pula telah dilakukan semacam kemah bakti oleh PMR-PMR beberapa Sekolah Menengah Atas (SMA) serta family gathering dan peningkatan kapasitas bagi Palang Merah Remaja (PMR).(ds/bdn)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar