Kadin-Pemprov Sultra Dukung Pembangunan Pabrik Baterai di Konawe

Dengarkan Versi Suara
Wagub Sultra, Lukman Abunawas, Ketua KADIN Sultra, Anton Timbang bersama pihak investor pembangunan pabrik baterai usai penandatanganan MoU, Selasa. (ds/HO-Kadin Sultra)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) siap mendukung dan mengawal investasi pembangunan pabrik baterai di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe pada tahun 2023.

Kadin Sultra bersama Pemprov Sultra melakukan penandatanganan kesepakatan rencana pembangunan pabrik baterai oleh perusahaan asal China, Gotion High Teach Co. Ltd di Kendari, Selasa.

Ketua Umum Kadin Sultra Anton Timbang mengatakan pihaknya sangat mendukung dengan masuknya investor di wilayah Sultra yang dapat mendorong dan meningkatkan perekonomian daerah.

Sebagai Ketua Satgas Investasi, Anton akan terus memantau dan mengawal proses perizinan sehingga apa yang telah direncanakan dapat berjalan dengan lancar dan investor dapat berinvestasi dengan aman dan nyaman.

“Jadi intinya, apa yang direncanakan oleh PT Gotion High Teach Co. Ltd yang mau berinvestasi pembangunan pabrik baterai di Sultra, Kadin sangat mendukung. Saya yakinkan bahwa kami akan mengawal ini agar mereka dapat berinvestasi dengan nyaman,” kata Anton.

Ia berharap pembangunan pabrik baterai ini dapat berjalan sesuai dengan apa yang telah direncanakan.

“Harapan kami, dengan perencanaan yang ada tadi betul-betul mereka berinvestasi di Sultra. Mereka ini adalah salah satu perusahaan baterai terbesar di dunia,” katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sultra Lukman Abunawas mengatakan pembangunan pabrik baterai ini dapat membawa dampak baik bagi perekonomian daerah dan dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi warga lokal.

“Ini mampu menampung 20 ribu tenaga kerja. Mulai tahun depan mereka supervisi, rencana 2023,” katanya.

Lukman berharap dengan masuknya investor dari negara luar masyarakat dapat bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan di daerah agar investor lain dapat ikut masuk untuk meningkatkan perekonomian daerah.(ds/sgn)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar