Plt Bupati Koltim Serahkan Bansos BLT BBM-PKH Pada Masyarakat

Dengarkan Versi Suara
Plt Bupati Koltim Abdul Azis, SH saat menyerahkan Bansos kepada keluarga penerima. (ds/HO-Humas Koltim)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KOLTIM – Penyerahan bantuan sosial BLT BBM, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kolaka Timur (Koltim) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun 2022, dihadiri ribuan orang dari berbagai desa dan kelurahan di daerah itu.

Pada bulan Oktober lalu telah melaunching dan menyerahkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Sebagai warga masyarakat Koltim, patut bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah yang telah menyalurkan berbagai bantuan sosial kepada warga masyarakat seperti hari ini,” kata Plt Bupati Koltim, Abdul Azis melalui Humas Koltim, Minggu (4/12/2022).

Lanjutnya, jika bantuan ini terlaksana karena adanya proses dan mekanisme yang terbangun by system, tidak datang begitu saja secara tiba-tiba, tetapi ada keria-kerja sosial yang dilakukan oleh semua stakeholder yang ada di lapangan.

“Saya berharap kepada masyarakat selaku KPM, kiranya dapat memanfaatkan secara cermat, tepat sasaran dan sesuai dengan peruntukannya. Bantuan yang kita terima hari ini, tentu tidak mungkin dapat memenuhi semua kebutuhan bapak dan ibu di rumah, tetapi paling tidak dapat membantu mengurangi beban kebutuhan dasar kita yakni kebutuhan pokok sehari-hari. Serta kebutuhan anak-anak kita yang bersekolah dari jenjang pendidikan dasar sampai menegah,” pesannya.

“Bantuan yang diterima hari ini, tidak turun secara tiba-tiba dari pusat karena orang pusat tidak mungkin mengenal dan mengetahui kita semua, bagaimana kondisi perekonomian kita secara lengkap siapa diantara kita yang tergolong miskin, fakir miskin (miskin ekstrim) dan mana yang tergolong sudah mampu atau sejahtera. Tentu yang lebih banyak mengetahui adalah aparat desa, pendamping TKSK dan pendamping sosial PKH yang ada disetiap kecamatan,” tegasnya.

Menurut Abdul Azis, mekanisme yang dibangun secara simultan diawali dengan pendataan oleh aparat desa, para pendamping TKSK dan SDM PKH kemudian divalidasi dan diverifikasi oleh dinas sosial, selanjutnya dinas sosial mengusulkan kepada bupati untuk disahkan dan di usulkan ke Kementerian Sosial RI di Jakarta, menjadi Data Terpadu Keluarga Sejahtera (DTKS) yang terkoneksi dengan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) di Kementerian Sosial RI.

Pada September 2022 lalu sebutnya, pemerintah juga telah menyalurkan bantuan kepada masyarakat melalui PT Pos Indonesia dan Bank Mandiri yang ditunjuk untuk menyalurkan bantuan tahap pertama dan kedua, berupa BPNT, maupun subsidi BLT BBM kepada 12.268 keluarga penerima manfaat di Koltim, yang awalnya hanya berjumlah 10.000 lebih.

Karena itu, pihaknya mengusulkan tambahan sekitar 2.200 keluarga, sehingga total keselurahan menjadi 12.268 KPM. Ini adalah bentuk kepedulian dan perhatian yang sangat serius dari pemerintah kepada masyarakat Koltim, yakni memberikan perlindungan sosial melalui bantuan sosial akibat dampak global dari bencana pandemi Covid 19 dan inflasi daerah akibat kenaikan bahan bakar minyak.

Pemda Koltim hingga kini, telah mengalokasikan anggaran pada APBD Perubahan tahun ini kepada dinas sosial, berupa pertama bantuan sembako sebanyak 1.000 paket kepada masyarakat yang tergolong dalam kategori miskin ekstrim.

Kedua, bantuan untuk modal usaha kepada kelompok usaha bersama (KUBe) sebanyak 20 paket di enam kecamatan yang tersebar di 16 desa yang masuk dalam lokus stunting, sebesar Rp25 juta/kube.

Ketiga, bantuan kesejahteraan sosial sebesar Rp2 juta kepada 447 penyandang disabilitas yang tersebar diseluruh wilayah Koltim, serta bantuan-bantuan lainnya yang disalurkan oleh beberapa OPD.(ds/sgn)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar