Pemprov Sultra Cek Kondisi Lahan Sekolah Garuda di Konsel

DINAMIKA SULTRA.COM, KONSEL – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengecek kondisi lingkungan dan ekosistem lahan di lokasi pembangunan Sekolah Garuda di Desa Lebo Jaya, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra Aris Badara di Kendari, Rabu, mengatakan tim pendamping dari dua perguruan tinggi telah meninjau lokasi guna meninjau kelayakan lahan dari aspek teknis dan ekologis.
“Tiga hari lalu kami sudah melakukan pengecekan lahan bersama tim dari Universitas Syiah Kuala di Banda Aceh dan salah satu universitas di Solo. Mereka menilai struktur tanah, udara, hingga lingkungan pendukung lainnya. Dua kampus itu memang ditunjuk untuk mendampingi perencanaan teknis dan pembangunan Sekolah Garuda,” katanya.
Ia menyebutkan tim teknis nantinya akan berdialog dengan tokoh adat dan masyarakat sekitar, guna memastikan desain arsitektur sekolah mencerminkan nilai-nilai budaya lokal.
Proyek pembangunan direncanakan dimulai pada September 2025, ditandai dengan peletakan batu pertama, sedangkan penerimaan siswa baru dirancang mulai Juni 2026.
“Targetnya, sekolah ini menjadi pra-perguruan tinggi dengan kurikulum Baccalaureate internasional. Guru-gurunya akan bersertifikasi internasional, dan tidak hanya dari Sultra, tapi juga dari luar daerah hingga luar negeri,” ujar Aris Badara.
Pihaknya tetap berupaya mendorong keterlibatan tenaga pendidik dan siswa lokal melalui program pelatihan peningkatan kapasitas.
Penetapan lokasi pembangunan sekolah unggulan ini hasil kunjungan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie ke Sultra pada 4-6 Juli 2025.
Pada kesempatan itu, Wamen Stella meninjau beberapa lokasi di Konawe, Wakatobi, dan Konsel, sebelum akhirnya memilih Desa Lebo Jaya.
Pemilihan wilayah tersebut karena lahan memenuhi syarat legalitas, berstatus “clear and clean”, dan dilengkapi sertifikat kepemilikan. Saat ini, Pemprov Sultra menyiapkan proses hibah lahan kepada Kemdiktisaintek sebagai bagian dari persyaratan administratif.(ds/ono)