Pemkot-Baznas Kendari Latih 195 UMKM Kelola Modal Usaha

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, memberikan bimbingan teknis (bimtek) dan pelatihan intensif bagi para pelaku UMKM dalam mengelola modal usaha.
Ketua Baznas Kota Kendari Amri Natsir di Kendari, Senin, mengatakan bahwa pelatihan tersebut diawali dengan pemberian bantuan modal usaha bagi para pelaku UMKM sebesar Rp195 juta.
“Bantuan modal itu dialokasikan bagi 195 pelaku UMKM, di mana masing-masing menerima Rp1 juta dalam rangka momentum HUT Ke-195 Kota Kendari,” kata Amri Natsir.
Dia menyebutkan bahwa pelaksanaan bimtek ini menjadi langkah krusial agar bantuan stimulan yang disalurkan tidak habis untuk kebutuhan konsumtif, melainkan dikelola secara produktif.
“Bimtek ini dimaksudkan agar setelah kita memberikan bantuan, mereka tidak dilepas begitu saja. Kita berikan pendampingan dan motivasi bagaimana modal Rp1 juta ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujar Amri Natsir.
Ia menjelaskan bahwa dalam pelatihan tersebut diberikan simulasi bahwa dengan strategi usaha yang baik, pelaku UMKM diharapkan mampu menghasilkan omzet Rp1 juta per hari. Jika mendapat keuntungan 20 persen, mereka bisa mengantongi pendapatan bersih hingga Rp6 juta per bulan.
Melalui manajemen yang matang, para pelaku UMKM yang saat ini berstatus sebagai mustahik (penerima zakat) ditargetkan dapat mandiri dan naik kelas menjadi muzakki (pembayar zakat) di masa depan.
Di tempat yang sama, Wakil Ketua Baznas Kota Kendari Achmad Mudair menyampaikan bahwa pelaksanaan penyaluran modal yang menyertai rangkaian pembekalan ini dilakukan secara bertahap dalam empat termin demi menyesuaikan program kerja lainnya.
“Insya Allah kita laksanakan ini dalam empat tahap. Untuk tahap berikutnya akan berjalan pada bulan Juni nanti. Ini komitmen bersama untuk menyelesaikan target 195 orang penerima sesuai angka hari jadi kota,” jelas Achmad.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kota Kendari Dr. Sapril menambahkan bahwa bimtek ini merupakan bagian dari skema besar kebijakan pemerintah kota dalam menggerakkan ekonomi dari sektor bawah.
Menurut Sapril, melalui edukasi ini pemerintah ingin menanamkan semangat baru bagi pelaku usaha mikro dan kecil agar mampu mengembangkan skala bisnisnya.
“Target jangka panjang kita jelas, lewat pembekalan seperti ini, tahun depan mereka bukan lagi sebagai penerima bantuan, melainkan justru menjadi pihak yang datang ke Baznas untuk berzakat, berinfak, dan bersedekah,” tambah Sapril.(ds/Ono)