Dispar Kolaka Siapkan 17 Wisata Bahari Sambut Libur Sekolah Tahun 2026

Listen to this article
Pasir putih Pantai Tamborasi yang berbatasan langsung dengan Sungai Tamborasi, salah satu wisata bahari unggulan di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. (Ist)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KOLAKA – Dinas Pariwisata (Dispar) Kolaka, menyiapkan 17 destinasi wisata bahari untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung menjelang masa libur sekolah 2026 di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra).

 

Kepala Dinas Pariwisata Kolaka Andi Pangoriseng saat ditemui di Kolaka, Senin, mengatakan bahwa 17 wisata bahari tersebut, yaitu Pantai Kalomang, Pantai Kembar, Watubangga Beach, Poturua, Ambira, Lestari, Sweedy Beach, Pantai Karamba, dan Pantai Harapan.

 

Kemudian, Pantai Tanjung Kayu Angin, Pantai Indah Kapu, Pantai Shaka, Pantai Kei-Kei, Pantai Malaha, Pantai Pelangi, Pantai Tanjung Karang, hingga Pantai Tamborasi.

 

​”Menghadapi libur sekolah ini, kami mengharapkan seluruh pengelola destinasi betul-betul menyiapkan diri dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada para pengunjung,” katanya.

 

​Menurut dia, berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, Pantai Tamborasi dan Pantai Kalomang diprediksi tetap menjadi dua destinasi favorit yang paling padat dikunjungi wisatawan, meskipun letaknya relatif membutuhkan waktu perjalanan yang lebih lama dibandingkan pantai yang dekat dengan pusat kota seperti Pantai Shaka, Malaaha, dan Kayu Angin.

 

“Yang selalu paling ramai ini dua, Pantai Tamborasi dengan Kalomang. Dibandingkan dengan yang dekat-dekat di sini,” ujarnya.

 

​Andi menjelaskan bahwa saat ini Dispar Kolaka fokus melakukan intervensi pada penataan sarana dan prasarana pendukung di objek tersebut guna meningkatkan kenyamanan wisatawan.

 

​”Intervensi kita lebih kepada pemenuhan amenitas pelayanan wisatawan, mulai dari penataan loket masuk, gazebo, pondok wisata (cottage), fasilitas MCK (mandi, cuci, kakus), tempat ganti pakaian, mushala, termasuk kuliner,” tutur Andi.

 

Selain fasilitas sarana dan prasarana, Dispar Kolaka juga telah berkoordinasi dengan lintas sektor, seperti Babinsa, Bhabinkamtibmas, pemerintah desa/kelurahan, serta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat untuk keamanan dan keselamatan wisatawan selama musim liburan.

 

​”Kami juga mengimbau pengelola menyiapkan petugas khusus untuk mengarahkan wisatawan, memetakan titik-titik yang aman, serta mencegah terjadinya kecelakaan di lokasi wisata,” kata Andi.

 

​Ke depan, lanjut dia, Dispar Kolaka akan terus mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) sektor pariwisata melalui berbagai pelatihan agar pariwisata di daerah ini lebih maju.

 

“Dari sisi keindahan alam, potensi wisata Kolaka tidak kalah bersaing dengan daerah lain seperti Bali,” tuturnya.

 

Ia juga berharap kepada wisatawan yang hendak berlibur ke pantai agar menjaga kebersihan pesisir dengan membudayakan perilaku tertib sampah, terutama meminimalisasi sampah plastik di area wisata.(ds/Ono)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar