Polda Banten Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Tanpa Titipan

DINAMIKA SULTRA.COM, TANGERANG – Kepolisian Daerah (Polda) Banten menegaskan komitmennya dalam menyelenggarakan penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis serta bebas praktik percaloan maupun titip-menitip.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Banten Komisaris Besar Polisi Maruli Ahiles Hutapea di Tangerang, Selasa, mengatakan seluruh tahapan rekrutmen dilaksanakan dengan prinsip BETAH, yakni bersih, transparan, akuntabel, dan humanis.
“Seluruh proses rekrutmen berjalan dengan prinsip BETAH. Tidak ada pungutan biaya dalam bentuk apa pun serta tidak ada ruang bagi praktik percaloan dalam seleksi ini,” katanya.
Maruli menegaskan keberhasilan peserta sepenuhnya ditentukan oleh kemampuan dan kesiapan masing-masing dalam mengikuti seluruh tahapan seleksi.
“Percayalah pada kemampuan diri sendiri karena kelulusan ditentukan oleh hasil kerja keras dan kompetensi, bukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.
Ia menjelaskan penerimaan taruna dan taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 hanya dilakukan melalui jalur reguler yang diselenggarakan oleh Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri.
Menurut dia, tidak ada jalur lain dalam penerimaan Akpol Tahun Anggaran 2026, termasuk kuota khusus, kuota Markas Besar (Mabes) Polri, maupun kuota lainnya.
“Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti proses seleksi sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.
Polda Banten berharap seluruh proses rekrutmen anggota Polri Tahun Anggaran 2026 berjalan dengan baik dan menghasilkan calon anggota Polri yang unggul, profesional, serta berintegritas guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(ds/Antara)