Bapas Baubau Edukasi Siswa Baru Cegah Perundungan Lewat MPLS

Listen to this article
Foto bersama dewan guru, PK Bapas, dan para siswa baru SMA di Baubau, Sulawesi Tenggara, Senin (13/7/2026). (ds/HO-Bapas Baubau)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, BAUBAU – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), mengedukasi para siswa baru guna mencegah aksi perundungan (bullying) dan kekerasan di sekolah melalui sosialisasi pada kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

 

Kepala Bapas Kelas II Baubau Mustar Taro saat dihubungi di Kendari, Senin, mengatakan edukasi tersebut dikemas melalui gerakan Road Show BERAKSI (Bersama cEgah kekeRasan Anak di seKolah dengan edukaSI).

 

“Pada hari pertama pelaksanaan, tim Bapas Baubau menyambangi tiga sekolah sekaligus, yakni SMK Negeri 3 Baubau, SMA Negeri 3 Baubau, dan SMA Negeri 5 Baubau dengan total 570 siswa baru sebagai peserta,” kata Mustar Taro.

 

Dia menyebutkan pemanfaatan momen MPLS ini dinilai menjadi momentum yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai antikekerasan serta membangun karakter peserta didik sejak hari pertama mereka memasuki lingkungan sekolah menengah.

 

Melalui penyampaian materi yang interaktif, para Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas Baubau mengajak siswa memahami berbagai bentuk kekerasan di sekolah, dampak psikologis maupun hukum bagi korban dan pelaku, serta pentingnya membangun budaya saling menghormati.

 

Para siswa juga diajak untuk berani melapor apabila melihat atau mengalami tindakan perundungan.

 

“Program ini merupakan bagian dari komitmen Bapas Baubau dalam memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan melalui Program Sekolah Binaan Pemasyarakatan,” ujarnya.

 

Menurut dia, pendekatan edukatif ini diharapkan dapat menjadi langkah preventif untuk menekan angka kenakalan remaja serta mencegah anak berhadapan dengan hukum (ABH)

 

Mustar mengatakan antusiasme para siswa dan guru terlihat sepanjang kegiatan melalui diskusi aktif, yang menunjukkan bahwa edukasi mengenai perlindungan anak dan pencegahan perundungan merupakan kebutuhan mendesak di sekolah saat ini.

 

“Road Show BERAKSI dijadwalkan akan terus berlanjut hingga 16 Juli 2026 dengan menyasar seluruh SMA dan SMK sederajat di Kota Baubau,” ujarnya.

 

Melalui kolaborasi erat ini diharapkan dapat tercipta ekosistem pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, serta melahirkan generasi muda yang bertanggung jawab.(ds/Ono)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar