Anggota DPR RI: Nobar Piala Dunia Jadi Ajang Dukung UMKM

Listen to this article
Anggota Komisi VII DPR RI Siti Mukaromah memberi sambutan dalam kegiatan Bola Gembira dalam rangka Nonton Bareng Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol melawan Argentina di Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (20/7/2026). (ds/ANTARA/Sumarwoto)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, BANYUMAS – Anggota Komisi VII DPR RI Siti Mukaromah mengatakan kegiatan nonton bareng Final Piala Dunia 2026 di sejumlah titik Kabupaten Banyumas dan Cilacap, Jateng, menjadi ajang menumbuhkan sportivitas sekaligus mendukung pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

 

“Dari program bersama TVRI, kami menggelar tiga titik, kemudian bersama tim menambah sekitar sembilan titik, sehingga total menjadi 12 lokasi penyelenggaraan,” katanya di sela kegiatan “Bola Gembira Nonton Bareng Final Piala Dunia 2026” di Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin dini hari.

 

Dia mengatakan lokasi nonton bareng (nobar) pertandingan antara Spanyol melawan Argentina itu sengaja disebar di sejumlah daerah pemilihan agar semakin banyak masyarakat dapat menikmati pertandingan sekaligus mempererat kebersamaan melalui olahraga sepak bola.

 

Selain itu, setiap titik penyelenggaraan melibatkan pelaku UMKM, mulai dari pedagang angkringan, mi ayam, wedang ronde hingga pelaku ekonomi kreatif yang mengisi hiburan agar memperoleh manfaat ekonomi dari ramainya masyarakat,

 

“Kami berharap Bola Gembira yang difasilitasi TVRI ini juga membuat para pelaku UMKM ikut bergembira karena usahanya menjadi lebih ramai dan memberikan tambahan pendapatan hingga menjelang pagi,” katanya.

 

Menurut dia, kegiatan tersebut juga memberi dampak ekonomi bagi sektor lain, seperti jasa parkir yang melayani kendaraan para penonton.

 

Dia menilai antusiasme masyarakat sangat tinggi dan tidak hanya didominasi laki-laki, juga perempuan dari berbagai usia.

 

“Sepak bola menjadi pemersatu masyarakat tanpa membedakan laki-laki maupun perempuan. Semangat kebersamaan dan sportivitas inilah yang ingin terus kita tumbuhkan melalui kegiatan seperti ini,” katanya.

 

Sementara, dalam sambutannya, legislator yang akrab disapa Erma itu mengatakan kegiatan “Bola Gembira” digelar untuk menghadirkan suasana nonton bareng yang penuh kegembiraan sekaligus menanamkan nilai sportivitas.

 

Ia mengatakan Piala Dunia yang digelar setiap empat tahun sekali merupakan pesta sepak bola dunia yang menjadi momentum mempererat kebersamaan masyarakat.

 

Menurut dia, penyelenggaraan nobar final tersebut merupakan hasil kerja sama Komisi VII DPR RI dengan TVRI sebagai pemegang hak siar serta didukung Radio Republik Indonesia (RRI) dan Perum LKBN ANTARA sebagai mitra publikasi.

 

Selain menyaksikan pertandingan, kata dia, masyarakat juga disuguhi hiburan musik dan berbagai hadiah agar suasana nobar berlangsung lebih meriah.

 

“Siapa pun yang menang dan siapapun yang kalah, silakan kita mendukung dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Jadikan sepak bola sebagai kegembiraan bersama dan pemersatu masyarakat,” katanya.

 

Erma mengharapkan kegiatan tersebut tidak hanya memberikan hiburan, juga mempererat silaturahmi, menghadirkan keberkahan, serta menjadi penyemangatnya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat Banyumas dan Cilacap di DPR RI.

 

Salah seorang pelaku UMKM, Diram mengaku kegiatan nobar Final Piala Dunia 2026 berdampak positif terhadap usahanya yang berjualan angkringan di sekitar lokasi acara.

 

“Alhamdulillah, jadi tambah ramai. Pendapatan juga naik sedikit dibandingkan hari biasa,” katanya.

 

Ia mengatakan omzet penjualannya pada hari biasa berkisar Rp300 ribu hingga Rp400 ribu per malam. Saat kegiatan nobar berlangsung, omzetnya meningkat hingga Rp500 ribu.

 

Ia mengharapkan kegiatan serupa lebih sering digelar dengan melibatkan pelaku UMKM setempat agar manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh pedagang kecil sekaligus membantu meningkatkan pendapatan mereka.(ds/Antara)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar