Kolaka Gelar Operasi Gabungan Sasar Pajak Kendaraan Dongkrak PAD

DINAMIKA SULTRA.COM, KOLAKA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka bersama Samsat menggelar operasi gabungan penertiban Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kolaka Muh Ridha Tahrir di Kolaka, Jumat, mengatakan operasi gabungan tersebut dilaksanakan selama empat hari, yaitu 20-23 Juli 2026 dengan melibatkan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kolaka dan Dinas Perhubungan setempat.
”Kegiatan ini merupakan upaya kolaborasi antara Pemkab Kolaka dan Pemerintah Provinsi Sultra melalui Samsat untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan tepat waktu, sekaligus mewujudkan tertib administrasi kepemilikan,” kata Ridha.
Ia menjelaskan dalam pelaksanaan penertiban tersebut, tim gabungan menjaring 30 unit kendaraan per operasi, baik kendaraan roda dua, roda empat, maupun truk yang terbukti belum menyelesaikan kewajiban pajaknya.
”Sesuai regulasi dan SOP, kami tidak menahan surat kendaraan. Kami memberikan surat teguran sebagai bentuk edukasi dan peringatan batas jatuh tempo pajak. Namun, untuk tunggakan bernilai besar dan berjangka waktu lama, dokumen STNK ditahan sementara hingga diproses di kantor Samsat,” ujarnya.
Ia menyebutkan bahwa Pada 2026, Pemkab Kolaka mematok target penerimaan PKB sebesar Rp18 miliar dan BBNKB sebesar Rp21 miliar. Hingga akhir semester I 2026, realisasi penerimaan PKB telah mencapai 40 persen.
”Tren penerimaan PKB biasanya melonjak signifikan pada triwulan ketiga dan keempat. Sementara untuk BBNKB, berkat inovasi jemput bola ke perusahaan-perusahaan di Kolaka, realisasinya sudah mencapai 66 persen di semester pertama,” ucapnya.
Selain operasi gabungan, strategi lain untuk memaksimalkan opsen PKB dan BBNKB yakni mengimplementasikan Instruksi Bupati terkait kewajiban penggunaan kendaraan berplat wilayah Kolaka bagi perusahaan pertambangan beserta mitra kerjanya yang beroperasi di Kolaka.
“Alhamdulillah kebijakan ini sangat optimal untuk mendongkrak PAD kita,” jelasnya.(ds/Ono)