Lembaga Keuangan Salurkan Pembiayaan Lewat KNMP di Konawe

DINAMIKA SULTRA.COM, KONAWE – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyebutkan lembaga keuangan menyalurkan pembiayaan produktif serta memperkuat akses inklusi keuangan untuk nelayan dan masyarakat pesisir melalui Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Desa Sorue Jaya Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe, Sultra.
Kepala OJK Sultra Bismi Maulana dihubungi di Kendari, Rabu, mengatakan bahwa sepanjang periode Januari hingga Juli 2026, realisasi penyaluran pembiayaan dan dukungan inklusi keuangan dari Pelaku Usaha Jasa Keuangan PUJK) di kawasan KNMP Desa Sorue Jaya telah mencapai miliaran rupiah.
“Dari BRI saja sudah menyalurkan kredit produktif sebesar Rp1,527 miliar kepada 49 debitur, kemudian membuka 52 rekening tabungan, dan menyediakan satu agen BRILink,” kata Bismi Maulana.
Dia menyebutkan bahwa selain itu, terdapat juga beberapa dari PNM Mekaar yang telah menyediakan modal usaha bagi kelompok perempuan pelaku UMKM sebanyak 23 debitur dengan total plafon Rp183,5 juta.
“Untuk tabungan pelajar telah dilakukan pembukaan 30 rekening Simpanan Pelajar atau SimPel oleh Bank Sultra dan 44 rekening oleh BPR Bahteramas Konawe,” ujarnya.
Kemudian untuk dari Bank Indonesia telah menyediakan dukungan sebanyak 10 unit alat pendeteksi ikan dan BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi 22 nelayan di KNMP Sorue Jaya.
Bismi mengungkapkan pada tahap pascainkubasi, OJK memfasilitasi integrasi berbagai industri jasa keuangan untuk menyalurkan pembiayaan produktif seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), modal usaha kelompok perempuan, hingga tabungan anak nelayan.
“Bimbingan teknis pengelolaan keuangan juga diberikan kepada nelayan, UMKM, ibu rumah tangga dan pelajar,” kata Bismi.
Dia menjelaskan bahwa pembentukan pusat keuangan terpadu ini bertujuan untuk menjamin keberlanjutan akses permodalan dan mendorong kemandirian ekonomi nelayan setempat.
“Penguatan ekonomi masyarakat pesisir ini kita lakukan melalui tiga tahapan, mulai dari prainkubasi, inkubasi, hingga pascainkubasi. Ke depan, untuk menjaga keberlanjutan program ini, kami berencana membangun financial center di KNMP Desa Sorue Jaya,” jelas Bismi.(ds/Ono)