LPKA Kendari Periksa Kesehatan Anak Binaan Deteksi Dini Penyakit

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), memperketat pemantauan kondisi fisik penghuni melalui pemeriksaan kesehatan dan pengobatan anak binaan guna mendeteksi secara dini penyakit mereka.
Kepala LPKA Kelas II Kendari Syahruddin saat ditemui di Kendari, Kamis, mengatakan bahwa langkah ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini serta pencegahan penularan penyakit di lingkungan hunian guna memastikan tumbuh kembang dan hak dasar kesehatan anak binaan tetap terpenuhi dengan baik.
Ia menyampaikan bahwa tim medis yang terdiri atas dokter dan perawat diterjunkan langsung untuk memberikan pelayanan komprehensif bagi anak binaan, petugas, hingga peserta magang.
“Pemeriksaan kesehatan ini penting sebagai langkah deteksi dini penyakit. Layanan yang kami berikan mencakup pemeriksaan fisik awal, penegakan diagnosis, pemberian obat sesuai indikasi, hingga edukasi perilaku hidup bersih dan sehat,” kata Syahruddin.
Syahruddin menjelaskan bahwa dalam pelayanan medis tersebut, sebanyak 29 orang tercatat menerima penanganan kesehatan, dengan rincian 26 orang anak binaan, satu orang pegawai, serta dua orang peserta magang.
“Sebagian besar keluhan yang berhasil dideteksi dan ditangani oleh tim medis di antaranya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), flu (common cold), serta beberapa penyakit kulit seperti skabies dan dermatitis,” ujarnya.
Syahruddin menambahkan bahwa selain penanganan obat-obatan, pihak medis LPKA Kendari juga mengintensifkan edukasi terkait kepatuhan terapi dan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di dalam kamar hunian.
“Pemantauan lanjutan akan terus dilakukan oleh tim medis hingga kondisi pasien benar-benar pulih. Kami ingin memastikan lingkungan LPKA Kendari tetap higienis, sehat, dan kondusif,” tambah Syahruddin.(ds/Ono)