Haul ke-20 Pendiri NU Sulsel untuk Mengenang Perjuangan

Listen to this article
Mursyid Tarekat Khalwatiyah Syekh Yusuf Al-Makassariy, Syekh Sayyid A. Rahim Assegaf Puang Makka (tengah) saat menyampaikan kegiatan Haul ke-20 pendiri Nahdlatul Ulama Sulsel, KH Sayyid Djamaluddin Assegaf di Makassar, Jumat (4/9/2026). (ds/ANTARA/Muh Hasanuddin)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, JAKARTA – Haul ke-20 pendiri Nahdlatul Ulama (NU) Sulawesi Selatan Anregurutta Allahu Yarham KH Sayyid Djamaluddin Assegaf atau akrab disapa Puang Ramma akan dihadiri tokoh agama dan tokoh masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia sekaligus mengenang perjuangannya.

“Haul itu adalah mengenang dan ada beberapa ayat dalam Al-Qur’an juga yang membahas mengenai Haul itu,” ujar Mursyid Tarekat Khalwatiyah Syekh Yusuf Al-Makassariy, Syekh Sayyid A. Rahim Assegaf Puang Makka di Makassar, Sabtu.

Ia mengungkapkan, haul tidak sekadar menjadi kegiatan tahunan untuk memperingati wafatnya seseorang. Lebih dari itu, haul menjadi momentum untuk mengenang perjalanan hidup, jasa, serta mengambil hikmah dari nilai-nilai kebaikan yang telah diwariskan.

Puang Makka juga menjelaskan mengenai rencana kehadiran tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama (NU) dalam haul tersebut. Ia menyebut, secara kelembagaan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) belum dapat diundang secara resmi.

Hal itu berkaitan dengan kepengurusan baru PBNU yang hingga kini belum dilantik sehingga belum dapat dipastikan siapa yang secara kelembagaan akan diundang.

“Secara organisasi memang belum dapat dipastikan karena kepengurusan yang baru masih belum dilantik. Tapi, secara individu, ada beberapa tokoh di NU sudah menyatakan kesiapannya untuk hadir,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Haul, Suparman, mengatakan haul tahun ini bukan menjadi momentum untuk mengenang perjuangan dan dakwah Puang Ramma.

Haul tahun ini dinilai lebih istimewa karena bertepatan dengan bulan Maulid. Lokasi puncak haul juga berbeda dari pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya.

“Biasanya, haul digelar di gedung. Tahun ini, kegiatan dipusatkan di Baji Bicara atas petunjuk Mursyid Tarekat Khalwatiyah Syekh Yusuf Al-Makassariy, Syekh Sayyid A. Rahim Assegaf Puang Makka,” katanya.

Selain puncak haul, panitia juga menyiapkan Ziarah Kubro. Kegiatan ini berlangsung di kompleks pemakaman Tambua, Maros. Ziarah Kubro digelar selama tiga hari. Pelaksanaannya berlangsung pada 6 hingga 8 September 2026.

Kegiatan tersebut akan dipandu para khalifah Tarekat Khalwatiyah Syekh Yusuf. Panitia setempat juga akan turut membantu pelaksanaan ziarah.

Adapun jemaah yang hadir berasal dari berbagai daerah. Selain Sulawesi Selatan, sejumlah jemaah dari luar daerah telah mengonfirmasi kehadiran. Mereka antara lain berasal dari Pasuruan, Surabaya, dan Jakarta.(ds/Antara)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar