LPP Kendari Simulasi Kebakaran Guna Tingkatkan Kesiapsiagaan Darurat

Listen to this article
Pelaksanaan simulasi penanganan kebakaran di Lapas Perempuan Kendari, Sulawesi Tenggara. (ds/HO-Lapas Perempuan Kendari)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan atau LPP Kelas III Kendari menggelar kegiatan simulasi tanggap darurat kebakaran guna meningkatkan kesiapsiagaan petugas dan warga binaan dalam menghadapi potensi situasi darurat.

 

Kepala LPP Kelas III Kendari Agustina saat ditemui di Kendari, Rabu, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh jajaran siap menghadapi potensi keadaan darurat, khususnya kebakaran.

 

“Melalui simulasi ini, saya berharap semuanya dapat memahami langkah-langkah yang harus dilakukan ketika terjadi kebakaran, mulai dari mengenali potensi bahaya, menggunakan alat pemadam api, mengikuti prosedur evakuasi, hingga berkoordinasi dengan petugas terkait,” kata Agustina.

 

Dia menyebutkan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Kendari serta melibatkan seluruh jajaran petugas dan warga binaan pemasyarakatan.

 

“Kesiapsiagaan tidak cukup hanya melalui pemahaman teori semata, melainkan harus didukung dengan latihan berkala, kedisiplinan, serta kemampuan bertindak tenang dalam situasi darurat,” ujarnya.

 

Melalui kegiatan ini, ia berharap seluruh jajaran LPP Kendari diharapkan semakin sigap, tanggap, dan profesional dalam mengantisipasi situasi darurat demi menjaga keamanan serta keselamatan bersama.

 

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan Dinas Damkar Kota Kendari Muhdar mengapresiasi inisiatif LPP Kendari dalam menyelenggarakan kegiatan mitigasi tersebut.

 

“Lapas merupakan salah satu objek vital dengan risiko kebakaran cukup tinggi. Dengan adanya simulasi ini, diharapkan jajaran petugas maupun warga binaan dapat mengetahui cara pencegahan dan penanggulangan bila terjadi kebakaran,” ungkap Muhdar.

 

Dia menyampaikan bahwa dalam kegiatan tersebut, petugas Damkar Kota Kendari memberikan edukasi mengenai teori api serta teknik penanggulangan yang efektif dan aman. Materi kemudian dilanjutkan dengan pemaparan tata cara penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) yang benar beserta teknik evakuasi.

 

“Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung di lapangan. Petugas dan warga binaan diajak untuk menjajal pemadaman api menggunakan karung goni basah, APAR, serta teknik penanganan kebocoran gas LPG,” jelasnya.(ds/Ono)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar