RS Bhayangkara Sediakan Rumah Oksigen Tanggulangi Dampak Karhutla

DINAMIKA SULTRA.COM, PALANGKA RAYA – Rumah Sakit Bhayangkara TK III Palangka Raya, Polda Kalimantan Tengah menyediakan rumah oksigen di Jalan Hj Ikap kepada warga dan anggota Polri yang mengalami gangguan pernapasan akibat kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Rumah oksigen ini bisa diakses secara gratis dan ini sebenarnya merupakan salah satu bentuk respons kesiapan Polri dalam menghadapi bencana karhutla yang sedang menimpa di daerah ini,” kata Wakil Kepala Rumah Sakit Bhayangkara TK III Palangka Raya dr. Budi Satria, Selasa.
Ia menjelaskan, Polri memiliki sejumlah satuan fungsi yang terlibat dalam penanganan karhutla, mulai dari personel yang bertugas melakukan pemadaman hingga fungsi reserse kriminal yang menangani proses hukum terhadap pelaku kebakaran hutan dan lahan.
Sementara itu, jajaran kedokteran dan kesehatan Polri memiliki tugas memberikan dukungan pelayanan kesehatan, baik kepada personel yang terlibat dalam penanganan karhutla maupun kepada masyarakat yang terdampak.
“Rumah oksigen ini kami bangun sebagai salah satu bentuk pelayanan Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya, bekerja sama dengan Biddokkes Polda Kalteng yang dibuka untuk personel Polri maupun masyarakat,” ucapnya.
Budi mengatakan, gangguan pada saluran pernapasan menjadi salah satu dampak yang paling cepat dirasakan masyarakat ketika kabut asap semakin pekat.
Menurut dia, masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan dapat memperoleh pertolongan pertama melalui terapi oksigen sebelum mendapatkan penanganan medis lebih lanjut apabila diperlukan.
“Rumah oksigen ini kami dirikan bagi personel Polri maupun masyarakat yang menghadapi atau mengalami gangguan napas. Bisa datang ke rumah oksigen ini untuk diberikan terapi oksigen sebagai pertolongan pertama menghadapi gangguan pernapasan,” ujarnya.
Ia menegaskan, selain rumah oksigen di Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya di Jalan Hj. Ikap, layanan serupa juga tersedia di Klinik Polda Kalteng di Jalan Rinjani serta Posko Satgas Karhutla di Jalan Dulin Kandang.
Pihak rumah sakit juga menyiapkan ambulans sebagai rumah oksigen bergerak untuk memperluas jangkauan pelayanan bagi warga yang membutuhkan bantuan.
“Pemberian oksigen ini tidak hanya di rumah oksigen di Jalan Hj. Ikap saja, tetapi juga ada di Klinik Polda Kalteng, di Posko Satgas Karhutla dan kami juga memanfaatkan mobil ambulans kami sebagai rumah oksigen mobile atau bergerak,” ungkapnya.
Budi menjelaskan, Rumah Oksigen RS Bhayangkara Palangka Raya di Jalan Hj. Ikap beroperasi mulai pukul 08.00 WIB hingga 20.00 WIB, namun petugas tetap siap memberikan pelayanan apabila terdapat warga yang membutuhkan oksigen di luar jam operasional tersebut.
Untuk mendukung pelayanan, fasilitas tersebut saat ini menyediakan enam velbed atau tempat tidur bagi warga yang menjalani terapi oksigen.
Pihaknya juga masih memiliki persediaan tabung oksigen dan velbed tambahan yang dapat digunakan apabila terjadi peningkatan jumlah pasien akibat dampak kabut asap.(ds/Antara)