BPBD Baubau Latih Warga Pesisir Kuasai Peralatan Kebencanaan

DINAMIKA SULTRA.COM, BAUBAU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), bekerja sama dengan Basarnas Baubau melatih pengoperasian peralatan kebencanaan bagi pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan warga pesisir dari Kecamatan Batupoaro dan Betoambari.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kota Baubau Mohamad Tasdik saat dihubungi di Kendari, Senin, mengatakan pelatihan tersebut dilaksanakan di dua tempat yang berbeda yakni di Kantor Basarnas Bauabu dan lapangan di wilayah pesisir Pantai Daeng Lala.
Ia menyampaikan peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi situasi darurat sangat krusial, karena warga merupakan pihak pertama yang berada di lokasi kejadian sebelum petugas tiba.
“Yang lebih dulu tiba di lokasi kejadian bukan petugas, melainkan warga di sekitarnya. Karena itu kemampuan dasar menolong harus ada di tangan masyarakat,” kata Tasdik.
Dia menyebut pada pelatihan hari pertama para peserta menerima materi teori mengenai pengenalan peralatan, prosedur keselamatan, dan tata cara pertolongan awal.
“Selanjutnya pada hari kedua, pelatihan dilanjutkan dengan praktik langsung di Pantai Daeng Lala yang memfokuskan pada pengoperasian alat keselamatan serta penanganan kecelakaan di wilayah perairan,” ujarnya.
Tasdik mengungkapkan selama kegiatan personel dari Basarnas Baubau bertindak sebagai instruktur untuk memberikan panduan teknis mengenai penggunaan peralatan secara tepat, sekaligus pemahaman terkait batas kemampuan penolong saat melakukan evakuasi.
Tasdik menjelaskan Kecamatan Batupoaro dan Betoambari dipilih sebagai sasaran awal pelatihan karena kedua kawasan tersebut memiliki wilayah pesisir dengan aktivitas kelautan masyarakat yang cukup tinggi.
“Pelatihan ini merupakan bentuk tindak lanjut koordinasi antara BPBD dan Basarnas Baubau dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana maupun kecelakaan laut di wilayah pesisir,” kata Tasdik.
Kedepannya BPBD Kota Baubau berencana menggelar program pelatihan serupa di kecamatan lain secara bertahap serta memperkuat jejaring relawan penanggulangan bencana hingga tingkat kelurahan.(ds/Ono)