Sentra Meohai Kendari Siapkan Wisma Rehabilitasi Sosial

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Sentra Meohai Kendari menyiapkan fasilitas wisma tempat tinggal sementara beserta program rehabilitasi sosial bagi lima orang mantan atau eks Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) terlantar.
Kepala Sentra Meohai Kendari Muhamad Gunawan di Kendari, Senin, mengatakan bahwa penyediaan wisma tersebut bertujuan untuk mendampingi penerima manfaat yang telah menyelesaikan masa perawatan medis di rumah sakit dan siap melanjutkan proses pemulihan secara mandiri.
“Fasilitas wisma akan didukung program terapi okupasi untuk membantu penerima manfaat mengembangkan keterampilan dasar, menggali potensi, dan meningkatkan kemandirian sesuai kondisi masing-masing,” kata Gunawan.
Ia menjelaskan bahwa calon penghuni wisma harus dinyatakan stabil dan terkontrol berdasarkan asesmen kesehatan jiwa dari pihak Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Sultra sebelum dapat mengikuti program rehabilitasi lanjutan tersebut.
Sementara itu, Direktur RSJ Provinsi Sultra dr. Metrila Harwati Halib menegaskan bahwa penanganan ODGJ terlantar memerlukan sinergi lintas sektor dan tidak dapat dilakukan secara parsial.
“RSJ memiliki kapasitas dan tanggung jawab pada ranah medis untuk menstabilkan kondisi pasien. Namun, setelah indikasi medis menyatakan pasien stabil dan bisa rawat jalan, peran lintas sektor seperti Dinas Sosial dan Sentra Meohai menjadi sangat krusial untuk kelanjutan rehabilitasi sosial mereka,” katanya.
Berdasarkan data yang tercatat saat ini sebanyak 14 ODGJ terlantar masih menjalani perawatan medis di RSJ Provinsi Sultra. Kesiapan penanganan terpadu ini telah dibahas dalam rapat koordinasi yang melibatkan Sentra Meohai, Dinas Sosial Provinsi Sultra, Dinas Sosial Kota Kendari, dan RSJ Provinsi Sultra.
Metrila mengungkapkan bahwa langkah ini berpedoman pada Peraturan Gubernur Sulawesi Tenggara Nomor 24 Tahun 2024 tentang Perlindungan ODGJ Terlantar, yang mengatur pembagian peran instansi mulai dari penjemputan, perawatan medis, hingga pembinaan sosial pascaperawatan.
Sebagai tindak lanjut, Dinas Sosial dijadwalkan bakal melakukan audiensi dengan Wali Kota Kendari untuk membahas kendala operasional dan administrasi di lapangan demi memastikan pelayanan berlangsung berkesinambungan dan humanis.(ds/Ono)