OJK Sultra Luncurkan Infinity Guna Tingkatkan Inovasi Keuangan Digital

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Tenggara (OJK Sultra) meluncurkan pusat layanan Innovation Center for Digital Financial Technology (Infinity) guna mendorong pengembangan inovasi keuangan digital, memperluas inklusi, serta meningkatkan keamanan, dan perlindungan konsumen.
Kepala OJK Sulawesi Tenggara Bismi Maulana Nugraha saat dihubungi di Kendari, Sultra, Senin, mengatakan kehadiran pusat layanan Infinity diharapkan menjadi wadah kolaboratif bagi para pemangku kepentingan.
“Infinity adalah sebuah pusat pengembangan inovasi keuangan digital yang diinisiasi oleh OJK. Ini merupakan konsep pentahelix yang menggabungkan antara pemerintah, pelaku bisnis, akademisi, media, dan publik untuk bisa mendorong aspek literasi masyarakat terkait inovasi keuangan digital,” kata Bismi.
Ia menjelaskan bahwa layanan Infinity diperuntukkan bagi para pelaku industri jasa keuangan, perusahaan rintisan (startup), akademisi, hingga masyarakat luas guna memperoleh akses informasi, konsultasi, serta pendampingan terkait pengembangan teknologi di sektor keuangan.
“Penguatan inovasi keuangan digital saat ini menjadi kian krusial seiring dengan pesatnya pertumbuhan penggunaan layanan keuangan berbasis teknologi di tengah masyarakat,” ujarnya.
Bismi mengungkapkan bahwa hal tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari pemanfaatan sistem pembayaran digital, layanan perbankan elektronik (e-banking), hingga beragam platform keuangan digital lainnya yang memberikan kemudahan akses finansial bagi publik.
Selain meluncurkan Infinity, OJK Sultra juga menggaet tujuh perguruan tinggi di Sulawesi Tenggara untuk bekerja sama dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat di wilayah tersebut.
Melalui sinergi erat antara regulator, akademisi, dan pelaku industri ini, ekosistem keuangan digital di Sulawesi Tenggara diharapkan dapat tumbuh secara sehat, aman, dan berkelanjutan.
Langkah strategis tersebut juga diyakini mampu membentengi masyarakat dari berbagai risiko kejahatan siber sekaligus mengakselerasi peningkatan kesejahteraan ekonomi daerah berbasis teknologi.(ds/Ono)