702 Alumni UHO Sandang Gelar Baru

Listen to this article
Wisuda UHO. (Humas-UHO)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Universitas Halu Oleo (UHO) kembali menggelar rapat senat terbuka dalam rangka wisuda program Doktor XLVIII (48), Magister LXXVII (77) dan Sarjana CX (110), di Auditorium Mokodompit UHO, Rabu (15/4/2026).

Dalam amanatnya, Plt Rektor UHO, Dr. Herman, SH., LLM., menitipkan pesan kepada para alumni agar menggunakan ilmu yang didapat sebagai bekal dalam berkompetisi di dunia kerja dan menghadapi perubahan dunia yang begitu cepat.

“Tahun 2026 ini, UHO telah menerapkan kebijakan baru terkait pelaksanaan wisuda. Pelaksanaan wisuda dilakukan setiap kali jumlah mahasiswa yang diusulkan oleh program studi telah mencapai kuota sebanyak 750 orang. Berbeda dengan sistem sebelumnya yang tidak memiliki target jumlah wisudawan karena pendaftaran bersifat bebas dan harus menunggu empat periode wisuda dalam satu tahun,” ujarnya.

Setelah mahasiswa dinyatakan lulus yudisium, program studi dapat langsung mendaftarkan mahasiswa tersebut untuk mengikuti wisuda melalui sistem daring.

Apabila jumlah pendaftar telah mencapai kuota 750 orang, pendaftaran akan otomatis ditutup oleh pengelola wisuda dan pelaksanaan wisuda segera dijadwalkan.

“Setelah wisuda selesai dilaksanakan, pendaftaran akan kembali dibuka dan mekanisme ini akan berlangsung secara berkelanjutan. Sistem ini bersifat fleksibel dan memungkinkan pelaksanaan wisuda lebih dari satu kali dalam satu bulan, bergantung pada terpenuhinya kuota peserta. Kebijakan ini memberikan kepastian waktu bagi mahasiswa karena tidak lagi harus menunggu periode wisuda tertentu,” jelasnya.

Dr. Herman menyampaikan, wisudawan-wisudawati yang memakai selempang dengan tulisan “Cumlaude” khusus yang memiliki IPK mulai 3,50.

Wisuda bukanlah akhir untuk berhenti belajar, namun sebaliknya ilmu yang sudah anda dapatkan di kampus ini digunakan untuk kemaslahatan umat manusia dalam menyelesaikan permasalahan dan tantangan yang semakin komplek ke depan.

“Gunakan Ilmu yang didapat sebagai bekal dalam berkompetisi di dunia kerja dan menghadapi perubahan dunia yang begitu cepat,” katanya.

Dr. Herman menyebutkan, belajar merupakan peristiwa mental, proses internal yang tidak hanya melibatkan hubungan stimulus dan respon tapi lebih dari itu, bahwa belajar merupakan aktivitas yang melibatkan kegiatan berpikir yang kompleks dan juga dorongan mental yang dikendalikan oleh otak dan ketulusan hati untuk diniatkan membantu sesama.

“Kami berharap kepada anda semua bisa sukses dalam kehidupan, untuk meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat. Untuk itu, siapkan dan pantaskanlah diri anda sebelum kesempatan itu datang. Bekali diri dengan ilmu pengetahuan dan pengalaman yang memadai, agar anda bisa lebih baik, selalu kreatif, inovatif dan adaptif terhadap pembaruan dan mampu menyesuaikan diri dari berbagai tantangan dan keadaan yang kurang mendukung,” tutur Dr.

Ia berharap kepada para wisudawan dan wisudawati untuk mendukung program Tracer Study Alumni UHO melalui pengisian data di laman tracer.uho.ac.id. Tracer study dijadikan sebagai salah satu indikator kinerja PT, oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Tracer study ditujukan untuk melacak jejak lulusan/alumni yang dilakukan 2 tahun setelah kelulusan.

“Hasil Tracer study akan membantu UHO dalam mengetahui alumni/lulusan yang terserap di dunia kerja serta menyiapkan kompetensi lulusan sesuai dengan yang diperlukan di dunia kerja. Partisipasi alumni sangat mendukung kemajuan UHO ke depan,” Tutup Dr. Herman. (ds/adf)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar