Pilrek UHO Ditutup dengan 11 Calon Dr Herman Digadang Sebagai Calon Kuat

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI -Peserta pencalonan Rektor UHO untuk masa jabatan periode 2026-2030 ditutup dengan 11 orang calon rektor.
Mereka adalah Prof Ruslin, Prof Dedi Takdir Saili, Prof. Dr. Edy Karno, M.Pd dan Prof. Dr. Yusuf Sabilu yang merupakan pemain lama. Ditambah dengan 7 orang nama calon baru yang mewarnai kontestan Pilrek tahun ini.
Tujuh orang nama baru tersebut diantaranya Prof. Dr. Ashar Bafadal, Prof. Dr. Baru Sadarun, Prof. Dr. La Ode Santiaji Bande, Prof. Dr. Ida Usman, Prof. Dr. Ma’ruf Kasim, Dr. Muliddin dan Dr. Herman.
Tampilnya Dr. Herman pada Konstalasi Pilrek UHO yang tengah menduduki jabatan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, yang juga Pelaksana Tugas Rektor UHO, spontan bisa merubah warna posisi dukungan dari anggota senat sebelumnya yang ada di UHO.
Salah seorang anggota senat yang tidak ingin disebutkan namanya menyebut dengan jabatan yang diemban Pak Herman sebagai PLT Rektor tentu menjadi salah satu jalan pemulus untuk meraih tiket dukungan, baik ditingkat senat maupun ditingkat Menteri.
“Asumsinya adalah ketika beliau memutuskan maju berarti komunikasi dengan pihak kementerian sudah matang jauh sebelumnya,” ujarnya.
Sementara itu Dr. Herman yang masih berada ditanah suci menunaikan ibadah haji, saat di hubungi melalui telepon selularnya dirinya optimis bisa membawa UHO kedepan kearah yang lebih baik menuju UHO Go Internasional.
Berbicara soal peluang semua calon memiliki peluang yang sama untuk bisa memimpin UHO kedepan, semua sangat ditentukan oleh usaha dan perjuangan masing-masing calon termasuk dirinya.
Karena ketika seseorang mencalonkan diri berarti dia telah melihat ada peluang disana. Maka untuk saat ini belum ada yang pasti, buah perjuanganlah yang akan menentukan hasil nantinya.
Herman mengaku UHO hari ini sudah berubah kedekatan suku dalam proses pilih memilih sudah bergeser, yang akan dikedepankan para anggota senat dalam memilih sudah lebih pada pendekatan rekam jejak dan program kerja masing-masing calon.
Sehingga kedepan senat dalam memilih untuk menentukan siapa rektor yang akan memimpin UHO tergantung visi-misi dari masing-masing calon. Pilrek dengan calon sebanyak 11 orang pendaftar itu artinya UHO telah membuka ruang seluas luasnya untuk mempersilahkan kepada setiap orang yang memenuhi syarat untuk maju mencalonkan diri jadi rektor.
“Dengan demikian maka saatnya beradu visi misi dan program, yang lebih bagus visi misinya dan diyakini bisa mengantarkan UHO kedepan jauh lebih baik, maka yakin pasti akan mendapat simpati dari para wajib pilih, dalam hal ini para anggota senat juga termasuk suara menteri,” tegasnya.(ds/ono)