DPRD Muna Buka Blokade Jalan Perbatasan Mantobua-Korihi

DINAMIKA SULTRA.COM, MUNA- Mahasiswa dan Masyarakat Kecamatan Lohia yang menggelar aksi demo protes atas jalan rusak hingga melakukan blokade jalan akses menuju objek wisata Napabale dan Meleura akhirnya di buka anggota DPRD Muna bersama Pendemo.
Ketua DPRD Muna, Muhamad Rahim bersama Wakil Ketua DPRD Muna, Natsir Ido didampingi anggota DPRD lainnya turun langsung menemui masa aksi untuk melakukan negosiasi hingga kemudian menemui kata sepakat membuka blokade jalan perbatasan Mantobua-Korihi, Rabu 3 Juni 2025.
Muhamad Rahim dihadapan masa aksi menyampaikan bahwa dalam mengawal pembangunan, termasuk menerima aspirasi masyarakat dalam menyuarakan problem infrastruktur jalan rusak sebagai kebutuhan mendasar masyarakat menjadi bagian dari tugas DPRD.
“Masalah jalan yang dikeluhkan yang menghubungkan akses menuju pariwisata Napabale dan Meleura perlu di kawal agar pembangunannya segera dikerjakan sesuai harapan bersama,” ungkap Rahim.
Rahim Politisi Partai PDI-P ini mengapresiasi gerakan masyarakat dan pemuda Lohia dalam menyuarakan jalan rusak yang sudah puluhan tahun yang tidak kunjung mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah (Pemda) Muna.
“Gerakan yang dilakukan ini sebagai wujud kekecewaan terhadap Pemda Muna yang tidak mendapat perhatian perbaikan jalan rusak yang sudah puluhan tahun, namun alhamdulillah berkat perhatian dari Pak Ridwan Bae pekerjaan jalan ini insyaallah bisa dituntaskan pembangunannya tahun ini,” ucapnya.
Rahim bersama anggota DPR lainnya mengaku siap mengawal pembangunan jalan Mantobua-Korihi melalui Inpres Jalan Daerah (IJD) yang menjadi Program Bapak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Melalui kesempatan itu, Rahim mendoakan Ridwan Bae yang sebagai Wakil Ketua Komisi V DPR RI agar umur panjang dan diberi kesehatan agar selalu lantang menyuarakan pembangunan di kabupaten Muna di tengah efisiensi anggaran.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Muna, Natsir Ido sekaligus Ketua DPD II Partai Golkar bersama anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar mengaku mendapat tugas dari Ridwan Bae menemui masyarakat dan pemuda Lohia agar membuka blokade jalan.
“Kami berempat Fraksi Golkar datang di Lohia dimandati Pak Ridwan Bae menemui masa aksi untuk membuka blokade jalan,” ungkapnya.
Selain itu, Ua menyampaikan di Komisi V DPR RI tengah melakukan pembahasan bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU).
“Pak Ridwan sudah menyampaikan ke kementerian PU atas kondisi jalan di Kabupaten Muna yang diblokade dan pada prinsipnya keluhanan masyarakat akan ditindaklanjuti,” katanya
Natsir berharap yang diinginkan masyarakat atas perbaikan jalan yang diblokade hari ini segera terrealisasi.
“Melalui pembahasan itu, Pak Ridwan meminta anggaran khusus atas perbaikan jalan Mantobua-Korihi, ataupun kalau tidak bisa kata pak Ridwan diupayakan diskresi melalui IJD dengan panjang 1,63 km total anggaran Rp 6,7 miliar,” sebutnya.
Ia menambahkan, Pemda Muna telah mengusulkan IJD Mantobua-Korihi, Lohia-Napabale, maupun Lohia-Meleura dengan total anggaran keseluruhan yang diusulkan melalui IJD Rp22 miliar lebih.
“Kita bersyukur ada Pak Ridwan yang perjuangkan, sementara di daerah sendiri dengan keterbatasan anggaran tidak ada kemampuan untuk membangun secara keseluruhan namun telah menganggarkan Rp380 juta jauh sebelum di demo,” Tutup Natsir.(ds/Iman/Ono)