477 Peserta Bersaing di MTQ XXIII Banten Menuju Tingkat Nasional

DINAMIKA SULTRA.COM, SERANG – Sebanyak 477 peserta dari delapan kabupaten dan kota se-Provinsi Banten resmi memulai kompetisi dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXIII Tingkat Provinsi Banten di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang.
Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Banten, Deden Apriandhi Hartawan, di Serang, Senin malam, mengatakan ajang tersebut menjadi momentum strategis bagi Pemprov Banten untuk melakukan seleksi dan pembinaan kafilah terbaik yang akan dikirim ke ajang MTQ Nasional di Semarang pada September mendatang..
Ia mengemukakan gelaran yang berlangsung selama lima hari, sejak 6 hingga 10 Juli 2026 itu, bukan sekadar perlombaan, melainkan proses pengasahan potensi generasi Qurani, agar mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional.
“Kami akan melakukan pembekalan secara berkelanjutan agar para juara lebih siap menghadapi MTQ Nasional. Target kami bisa masuk lima besar nasional,” ujar Deden.
Sepanjang pelaksanaan kegiatan, para peserta akan diuji dalam 10 cabang musabaqah yang tersebar di 14 venue di kawasan KP3B. Cabang yang dilombakan meliputi seni baca Al-Qur’an, qira’at, hafalan Al-Qur’an, tafsir, fahmil, syarhil, kaligrafi, karya tulis ilmiah Al-Qur’an, hafalan hadits, hingga qira’at al-kutub.
Untuk memastikan standar kualitas dan objektivitas, Pemerintah Provinsi Banten melibatkan 144 dewan hakim yang terdiri atas para ulama, akademisi, serta pakar di bidangnya masing-masing.
Kafilah yang berlaga berasal dari Kabupaten Tangerang 66 orang, Kota Tangerang (66 orang), Kabupaten Serang (65 orang), Kota Tangerang Selatan (65 orang), Kota Cilegon (63 orang), Kabupaten Lebak (62 orang), Kota Serang (57 orang), dan Kabupaten Pandeglang 33 orang.
Pemprov Banten berharap penyelenggaraan MTQ XXIII itu dapat menjadi wadah pembinaan umat yang berkelanjutan, sekaligus mencetak qari, hafiz, dan mufassir unggulan yang mampu menjadi teladan bagi masyarakat luas.
Selain aspek religius dan pendidikan, penyelenggaraan MTQ juga disambut positif oleh masyarakat. Tokoh Agama Walantaka, Kota Serang, Marsuta Zuhri, menuturkan ajang ini memberikan dampak luas bagi warga, termasuk menggerakkan roda ekonomi bagi pedagang kecil di sekitar lokasi acara.
“MTQ ini menumbuhkan semangat belajar Al-Qur’an dan mempererat silaturahmi. Alhamdulillah, para pedagang kecil juga ikut merasakan manfaat dari ramainya pelaksanaan MTQ,” kata Marsuta.(ds/Antara)