DINAMIKA SULTRA.COM, KONSEL – Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) atau bandara Haluoleo Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), mencatat telah melayani sebanyak 46.518 penumpang, baik yang datang maupun berangkat, periode H-8 hingga H+1 Idul Fitri atau 13-22 Maret 2026.
Humas Bandara Haluoleo, Nurlansyah saat dihubungi di Kendari, Selasa, mengatakan angka tersebut merupakan hasil akumulasi pergerakan penumpang selama 11 hari pelaksanaan posko terpadu yang menunjukkan tren mobilitas masyarakat tetap tinggi.
“Secara keseluruhan, dari total 11 hari pelaksanaan posko, sembilan hari di antaranya menunjukkan tren peningkatan signifikan dan hanya dua hari yang mengalami penurunan,” kata Nurlansyah.
Ia merincikan bahwa pertumbuhan penumpang mulai terlihat sejak H-8 (13 Maret) dengan kenaikan mencapai 27 persen dibanding tahun lalu. Adapun puncak arus mudik terjadi pada H-3 (18 Maret) dengan jumlah 5.043 penumpang dalam satu hari.
Nurlansyah mengungkapkan bahwa untuk menjamin kenyamanan para penumpang tersebut di Bandara Haluoleo Kendari pihaknya juga menyiapkan fasilitas ruang tunggu berkapasitas 700 orang lengkap dengan area bermain anak, ruang menyusui, hingga layanan kesehatan gratis bagi penumpang.
“Semuanya kami telah siapkan dan selalu menjaga kebersihan untuk memberikan rasa yang nyaman bagi para penumpang,” ujarnya.
Mengenai kesiapan armada, Nurlansyah menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada pengajuan jadwal penerbangan tambahan dari maskapai. Pelayanan penumpang masih dioptimalkan melalui jadwal reguler yang tersedia.
“Hari terpadat tercatat pada Selasa dan Jumat dengan sekitar 32 pergerakan pesawat komersil dalam sehari. Kapasitas yang ada saat ini masih mampu mengakomodasi lonjakan penumpang tersebut,” jelas Nurlansyah.
Dia juga menjelaskan bahwa kelancaran operasional di lapangan turut didukung oleh 45 hingga 50 personel gabungan setiap harinya yang terdiri dari unsur internal bandara, TNI/Polri, Basarnas, serta Balai Karantina Kesehatan (BKK).
Nurlansyah juga mengimbau agar calon penumpang tiba di bandara minimal dua jam sebelum jadwal keberangkatan guna menghindari kepadatan saat proses pemeriksaan keamanan dan pelaporan masuk (check-in).(ds/Ono)