DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), resmi melepas keberangkatan sebanyak 546 calon haji asal daerah tersebut dari Asrama Haji Kendari.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari Amir Hasan saat ditemui di Kendari, Kamis, menyampaikan pesan agar seluruh jamaah senantiasa menjaga kondisi kesehatan mental dan fisik agar dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar hingga kembali ke Tanah Air.
“Pertama menjaga kesehatan, kekompakan, serta taat pada aturan dan petunjuk yang disampaikan oleh petugas haji, karena di sana cuacanya agak panas harus kuat dan dibutuhkan istirahat yang banyak,” kata Amir Hasan.
Berdasarkan data Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), kata dia, dari total 546 jamaah haji, tercatat jamaah tertua dalam rombongan tahun ini adalah Siti Zubaedah yang berusia 95 tahun.
“Sementara jamaah termuda adalah Siti Nurul Asyiah yang berusia 15 tahun,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Kantor Kemenhaj Kota Kendari Sunardin mengungkapkan bahwa sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci, seluruh jamaah akan terlebih dahulu menjalani masa karantina di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel)
Ia merinci bahwa jemaah asal Kendari terbagi ke dalam lima kelompok terbang (kloter).
“Keberangkatan menuju Jeddah untuk Kloter 32 dijadwalkan pada tanggal 14 (Mei) jam 07.00 pagi. Untuk Kloter 34 akan berangkat tanggal 15 Mei,” kata Sunardin.
Sunardin memprediksi seluruh jamaah calon haji yang tergabung dalam lima kloter tersebut sudah tiba dan berkumpul di Makkah pada 21 Mei mendatang.
“Seluruh proses pemberangkatan jamaah calon haji asal Kota Kendari ini dilakukan melalui Embarkasi Haji Makassar,” tambahnya.(ds/Ono)