Pemprov Sultra Siapkan 47 Aset Dukung Koperasi Merah Putih

Listen to this article
Koperasi Merah Putih Kelurahan Bende, Kota Kendair, Sulawesi Tenggara.(Ist)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) menyiapkan 47 titik aset daerah yang tersebar di 13 kabupaten dan kota untuk mendukung pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Sulawesi Tenggara (Sultra).

 

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sultra Umikun Latifah saat ditemui di Kendari, Jumat, mengatakan langkah ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan koperasi desa dan kelurahan.

 

“Penyiapan aset ini dilakukan melalui proses verifikasi ketat agar tidak mengganggu pelayanan pemerintah. Ini juga merujuk pada surat edaran Kementerian Dalam Negeri terkait pemanfaatan aset kosong milik pemerintah daerah,” kata Umikun Latifah.

 

Ia memerinci ke-47 aset tersebut tersebar di Kota Kendari sebanyak 10 aset, Kabupaten Konawe delapan aset, Konawe Selatan lima aset, Kolaka lima aset, Bombana tiga aset, Kolaka Timur tiga aset, Konawe Utara dua aset, Kolaka Utara dua aset, Kota Baubau dua aset, Buton Tengah dua aset, Muna dua aset, serta Konawe Kepulauan dan Muna Barat masing-masing satu aset.

 

“Aset-aset tersebut berupa lahan kosong, eks perkantoran, bangunan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas), hingga terminal tipe B yang belum termanfaatkan secara optimal,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sultra Laode Muhammad Shalihin menyatakan bahwa pihaknya akan memberikan pendampingan intensif kepada pengurus koperasi agar aset tersebut dapat dikelola secara produktif.

 

“Koperasi akan diarahkan untuk mengembangkan berbagai sektor usaha, mulai dari pertanian, perdagangan, perikanan, hingga UMKM lokal guna memperkuat ekonomi masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Shalihin.

 

Berdasarkan data Dinas Koperasi, progres pembangunan koperasi di Sultra saat ini mencapai 764 unit. Sebanyak 64 unit bangunan telah rampung 100 persen, sementara 700 unit lainnya masih dalam tahap pengerjaan melalui PT Agrinas.

 

Beberapa daerah yang telah menyelesaikan pembangunan fisik antara lain Kabupaten Konawe Selatan sebanyak 16 unit, Konawe (10), Kolaka (7), Muna Barat (6), serta sejumlah daerah lainnya.

 

Shalihin menjelaskan konsep Gedung Koperasi Merah Putih nantinya akan berfungsi sebagai pusat layanan terintegrasi yang dilengkapi sembilan gerai utama, termasuk gerai sembako, klinik, apotek, unit simpan pinjam, hingga fasilitas pergudangan.

 

“Kami meminta pengurus koperasi segera mengidentifikasi lahan yang tersedia, karena ketersediaan lahan menjadi syarat utama percepatan pembangunan. Selain itu, diperlukan kemampuan manajerial yang profesional agar koperasi ini memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga,” jelasnya.(ds/Ono)

#kendari#sulawesitenggaraKoperasi Merah Putih
Comments (0)
Add Comment