Sultra Hadirkan Layanan Spesialis Jantung di RSJPDO Oputa Yi Koo

Listen to this article
Foto bersama usai meresmikan layanna spesialis jantung di RSJPDO Oputa Yi Koo Kendari, Sulawesi Tenggara. (ds/HO-Pemprov Sultra)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi menghadirkan layanan jantung spesialistik melalui pelaksanaan perdana intervensi non-bedah (INB) di Rumah Sakit Jantung, Pembuluh Darah, dan Otak (RSJPDO) Oputa Yi Koo Kendari guna mempercepat penanganan medis bagi masyarakat.

 

Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra Muhammad Fadlansyah saat ditemui di Kendari, Jumat, mengatakan penguatan layanan ini merupakan komitmen pemerintah dalam menyediakan fasilitas kesehatan yang merata dan berkualitas di seluruh wilayah Bumi Anoa.

 

“Kehadiran layanan spesialis ini bertujuan agar masyarakat Sulawesi Tenggara bisa mendapatkan penanganan jantung yang cepat dan tepat tanpa harus dirujuk ke luar daerah seperti Makassar atau Jakarta,” kata Muhammad Fadlansyah.

 

Ia menyebutkan bahwa program ini dilaksanakan melalui kolaborasi pengampuan antara Kementerian Kesehatan RI, RSJPD Harapan Kita Jakarta, RSUP Dr Sardjito Yogyakarta, serta melibatkan seluruh rumah sakit daerah di 17 kabupaten dan kota se-Sultra.

 

Direktur RSJPDO Oputa Yi Koo dr Agus Purnomo Hidayat menjelaskan layanan intervensi non-bedah tersebut sudah mulai diterapkan sejak Kamis (14/5) kepada tujuh pasien yang berasal dari Kabupaten Bombana, Kolaka Timur, Konawe dan Kota Kendari.

 

“Tingginya antusiasme jemaah dan masyarakat menunjukkan bahwa kebutuhan layanan jantung di daerah ini sangat besar. Melalui pendampingan tim ahli nasional, kami pastikan kualitas pelayanan tetap mengedepankan keselamatan pasien,” ucap Agus Purnomo.

 

Bersamaan dengan peluncuran layanan tersebut, dilakukan pula penandatanganan perjanjian kerja sama jejaring pengampuan layanan jantung bersama 17 RSUD kabupaten dan kota. Langkah ini diambil untuk memperkuat sistem rujukan dan memastikan akses layanan spesialis dapat menjangkau warga di wilayah kepulauan maupun daratan.

 

Direktur Pelayanan Klinis Kementerian Kesehatan dr Budhi Suryadharma menambahkan bahwa penguatan di RSJPDO Oputa Yi Koo ini merupakan bagian dari transformasi kesehatan nasional untuk menangani penyakit katastropik secara lebih efektif di tingkat provinsi.

 

“Dengan hadirnya fasilitas ini, RSJPDO Oputa Yi Koo kini resmi menjadi pusat rujukan utama bagi penderita penyakit jantung di Sulawesi Tenggara yang didukung oleh teknologi medis modern dan tenaga ahli berkompetensi,” tambahnya.(ds/Ono)

#kendari#sulawesitenggaraOputa Yi Koo
Comments (0)
Add Comment