Dubes RI: Hubungan Ekonomi Indonesia-Meksiko Potensial Ditingkatkan

Listen to this article
Duta Besar RI untuk Meksiko merangkap Belize, Republik El Salvador, dan Republik Guatemala, Toferry Primanda Soetikno menyampaikan pandangannya saat wawancara di Kantor Kedubes RI di Mexico City, Meksiko, Jumat (12/6/2026). Toferry menceritakan salah satu program inovasi darinya sejak menjabat Dubes RI di Meksiko enam bulan lalu yaitu pendirian Pusat Kebudayaan Indonesia. (ds/ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/tom.)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, JAKARTA – Duta Besar RI untuk Republik Meksiko Serikat merangkap Belize, Republik El Salvador, dan Republik Guatemala, Toferry Primanda Soetikno mengatakan, hubungan perekonomian antara Republik Indonesia dan Republik Meksiko Serikat memiliki potensi sangat besar untuk terus ditingkatkan.

 

“Saat ini nilai hubungan perdagangan kedua negara mencapai 4,6 miliar dolar AS dan Indonesia surplus sebesar 2,8 miliar dolar AS,” kata Toferry Primanda Soetikno di Mexico City, Jumat waktu setempat.

 

Meski angka tersebut relatif besar, lanjut Toferry, tetapi potensinya bisa jauh lebih besar dari itu.

 

“Saat ini Meksiko sedang bernegosiasi perdagangan dengan Amerika Serikat dan Juli 2026 nanti sudah ada keputusan,” kata Dubes yang mulai bertugas di Meksiko sejak tujuh bulan lalu.

 

Dia berharap hasil perundingan tersebut bisa berdampak positif positif bagi Indonesia dengan peluang pasar lebih besar.

 

Selain itu, menurut Toferry, adanya hubungan perdagangan bebas antara Meksiko dan Kanada juga menjadi peluang bagi Indonesia untuk bisa memasarkan produk-produknya lebih luas.

 

“Jadi Meksiko ini bisa menjadi pintu gerbang perdagangan produk-produk Indonesia ke negara-negara di kawasan Amerika utara, Amerika tengah, maupun Amerika selatan,” kata Toferry.

 

Di samping itu, adanya disrupsi hubungan ekonomi antarnegara di dunia akibat situasi geopolitik menjadi situasi menguntungkan bagi peluang produk Indonesia.

 

Akibat situasi geopolitik yang berdampak pada negara tertentu, kata Toferry, banyak dari pebisnis Meksiko mencari alternatif suplier-suplier baru. Ini juga menjadi salah satu peluang lain bagi Indonesia.

 

Beberapa komoditas, seperti kayu, barang plastik, hingga alat kesehatan merupakan yang banyak diminta oleh pasar Meksiko.

 

Selain itu, Meksiko menjadi pasar nomor tiga dari ekspor mobil-mobil produksi Indonesia. “Saat ini beberapa produk-produk mobil yang familiar di Indonesia jamak kita temui di jalanan Meksiko ini,” kata Toferry.

 

Tak hanya itu, pariwisata Indonesia juga memiliki peluang besar untuk meraih pasar wisatawan Meksiko yang besar. “Banyak dari warga Meksiko biasa berlibur ke Eropa dan ingin mencari pengalaman baru di tempat lain,” kata dia.

 

Menurut Toferry, masyarakat Meksiko yang sangat menyukai kebudayaan menjadi peluang bagi Indonesia yang memiliki kekayaan budaya di sejumlah wilayahnya.

 

Oleh karena itu, Kedubes RI di Meksiko ini terus berupaya mempromosikan hal tersebut. Beberapa di antaranya adalah menggelar acara Festival Indonesia, membuka Pusat Kebudayaan Indonesia di kompleks Kedubes, hingga mengikuti acara-acara promosi yang digelar di Meksiko.(ds/Antara)

Dubes RI untuk MeksikoJakarta
Comments (0)
Add Comment