DINAMIKA SULTRA.COM, BAUBAU – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyalurkan bantuan tanggap darurat sebesar Rp100 juta untuk membantu pemulihan Pondok Pesantren Ar Risalah Ar Royyan di Kota Baubau pasca-musibah kebakaran.
Kepala Kanwil Kemenag Sultra Mansur saat dihubungi di Kendari, Kamis, mengatakan bantuan dana tersebut diharapkan dapat meringankan beban pengelola pesantren serta mempercepat perbaikan fasilitas yang rusak, sehingga proses belajar mengajar para santri dapat segera kembali berjalan secara optimal dan nyaman.
“Musibah ini adalah cobaan, namun kita harus yakin bahwa Allah selalu memberikan jalan keluar. Semoga bantuan ini bisa membantu proses pemulihan dan pesantren kembali bangkit,” kata Mansur.
Ia menyampaikan rasa prihatin sekaligus memberikan suntikan semangat kepada seluruh pengasuh dan santri agar tetap tegar. Mansur mengapresiasi keteguhan para santri yang tetap menjaga antusiasme serta semangat dalam menuntut ilmu di tengah situasi sulit.
“Kehadiran Kemenag Sultra di tengah musibah merupakan wujud nyata solidaritas serta komitmen pemerintah dalam memastikan hak pendidikan keagamaan anak bangsa tetap terpenuhi tanpa hambatan,” ujarnya.
Mansur juga menegaskan Kemenag Sultra akan terus mendampingi dan memberikan perhatian berkelanjutan agar Pondok Pesantren Ar Risalah Ar Royyan dapat bangkit lebih kuat.
Menurutnya, langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam memperkuat eksistensi lembaga pendidikan Islam sebagai pencetak generasi muda yang berakhlak mulia, berkarakter unggul, dan berdaya saing.
“Melalui sinergi dan kebersamaan seluruh pihak, sarana serta prasarana pesantren diyakini dapat segera pulih kembali untuk melayani kebutuhan pendidikan para santri,” ucap Mansur.(ds/Ono)