Dinkes Baubau Edukasi Pelajar Cegah HIV hingga Hepatitis B

Listen to this article
Dinkes saat memberikan sosialisasi kepada para siswa di SMAN 1 Baubau, Sulawesi Tenggara. (ds/HO-Pemkot Bauabu)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, BAUBAU – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar program edukasi pencegahan penyakit menular strategis atau Triple Elimination yang meliputi HIV, Sifilis, dan Hepatitis B bagi para pelajar di SMA Negeri 1 Baubau.

 

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Baubau Yuslina saat dihubungi di Kendari, Jumat, mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi edukasi yang menyasar generasi muda tingkat menengah atas tersebut digelar dalam rangka menyemarakkan Peringatan Hari Jadi Kota Baubau ke-485 sekaligus HUT Otonom ke-25.

 

“Edukasi di kalangan pelajar memegang peranan krusial untuk meningkatkan literasi kesehatan reproduksi remaja, memberikan akses informasi medis yang valid, sekaligus membentuk perilaku hidup sehat dan bertanggung jawab sejak dini,” kata Yuslina.

 

Ia menjelaskan sosialisasi terstruktur ini dirancang sebagai benteng preventif guna memutus mata rantai penularan penyakit menular seksual maupun infeksi darah jauh sebelum para remaja memasuki masa dewasa, pernikahan, dan reproduksi.

 

“Dalam kegiatan tersebut, Dinkes Baubau menghadirkan tim medis dari Puskesmas Bataraguru untuk memaparkan materi komprehensif mengenai bahaya klinis, pola transmisi penyakit, hingga situasi epidemiologi terkini di wilayah Kota Baubau,” ujarnya.

 

Yuslina menambahkan materi yang disampaikan juga menekankan pentingnya mengikis stigma negatif dan diskriminasi di lingkungan sekolah terhadap Orang dengan HIV (ODHIV) maupun penderita Sifilis dan Hepatitis B.

 

Melalui kegiatan interaktif ini, sebanyak 80 siswa pilihan beserta jajaran guru dibekali pemahaman agar mampu berperan aktif menjadi pendidik sebaya (peer educator) yang menyebarkan wawasan proteksi diri di lingkungan sekolah maupun keluarga.

 

“Kami berharap langkah edukasi terstruktur ini dapat melahirkan generasi muda Kota Baubau yang sehat, cerdas, berkarakter, serta terlindungi dari ancaman penularan HIV, Sifilis, dan Hepatitis B menuju Indonesia Emas 2045,” tambah Yuslina.(ds/Ono)

#sulawesitenggaraBaubauDinkes Baubau
Comments (0)
Add Comment