DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra), mengajak masyarakat di seluruh wilayah Bumi Anoa untuk membiasakan konsumsi ikan sebagai sumber pangan bergizi tinggi demi mewujudkan generasi yang sehat dan cerdas.
“Ikan merupakan sumber pangan dengan kandungan gizi dan nutrisi yang sangat baik. Budaya mengonsumsi ikan perlu kembali digelorakan di tengah masyarakat, khususnya para orang tua kepada anak-anaknya,” kata Gubernur Sultra Andi Sumangerukka saat kegiatan Gemar Makan Ikan (Gemarikan) tingkat Provinsi Sultra tahun 2026.
Andi Sumangerukka mengatakan potensi sektor kelautan Sultra sangat besar, mengingat sekitar 70 persen wilayahnya merupakan lautan dengan produksi perikanan mencapai 43 ribu ton per tahun atau masuk dalam empat besar nasional.
Kekayaan maritim ini, lanjutnya, menjadi alasan mendasar penempatan sektor agro-maritim sebagai salah satu pilar utama prioritas pembangunan di Sultra untuk memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan nelayan.
“Selain mengonsumsi ikan, saya juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan laut dengan tidak membuang sampah sembarangan. Laut yang bersih akan menghasilkan ikan berkualitas yang nilainya tinggi bagi kesehatan maupun ekonomi nelayan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Lomba Masak Serba Ikan memperingati Hari Ikan Nasional (Harkannas) di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Desa Sorue Jaya, Kecamatan Soropia, Konawe.
Ketua TP PKK Sultra Arinta Nila Hapsari mengimbau para orang tua agar menyajikan menu olahan ikan minimal empat hingga lima kali dalam sepekan.
“Lomba Masak Serba Ikan yang diikuti 10 TP PKK kabupaten/kota ini bertujuan menciptakan variasi menu baru agar anak-anak lebih tertarik makan ikan,” sebut Arnita.
Dalam peringatan Harkannas 2026 ini, pihaknya juga menyerahkan 50 paket bantuan olahan perikanan kepada perwakilan nelayan, ibu hamil/menyusui, serta remaja pranikah.(ds/Ono)