DINAMIKA SULTRA.COM, KOLTIM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyalurkan bantuan mulai dari benih, pupuk, hingga alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk membantu petani di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), yang terdampak kekeringan.
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sultra Muhammad Taufik saat dihubungi di Kendari, Selasa, mengatakan penyaluran tersebut dilakukan setelah sebanyak 2.878 hektare lahan sawah di daerah tersebut dilanda kekeringan, dengan 801 hektare diantaranya mengalami puso atau gagal panen yang berpotensi menghilangkan produksi beras hingga 4.405 ton.
Ia menyampaikan penyaluran berbagai sarana produksi ini bertujuan menjaga ketersediaan pangan daerah di tengah tantangan cuaca ekstrem.
“Pemprov Sultra telah menyalurkan berbagai bantuan untuk mendukung sektor pertanian Kolaka Timur agar produktivitas tetap terjaga dan beban petani terdampak dapat diringankan,” kata Muhammad Taufik.
Sepanjang 2025 pihak elah mendistribusikan benih padi untuk lahan seluas 5.999 hektare, benih jagung hibrida 1.378 hektare, pupuk padi seluas 3.640 hektare, pupuk jagung 2.550 hektare, serta pupuk NPK sebanyak 42,8 ton.
“Selain itu petani juga menerima 202 unit alat penyemprot, 12 unit traktor roda dua dan empat, jalan usaha tani sepanjang 670 meter, hingga 1.040 ayam petelur beserta pakan,” ujarnya.
Muhammad Taufik mengungkapkan bantuan tersebut berlanjut pada 2026 dengan alokasi 13 traktor tangan, satu mesin panen (combine harvester), enam traktor roda empat, serta pembangunan jaringan irigasi tersier sepanjang 160 meter.
Taufik mengimbau seluruh kelompok tani dapat memanfaatkan bantuan tersebut secara optimal guna mendongkrak kembali hasil pertanian.
Di samping menyalurkan alsintan dan benih, pihaknya juga mendorong penguatan pompanisasi serta pembuatan penampungan air untuk mengantisipasi dinamika cuaca, baik kekeringan saat kemarau maupun potensi banjir pada musim hujan.(ds/Ono)