Diskannak Garut Periksa Kesehatan 450 Hewan Kurban Sebelum Disembelih

Petugas kesehatan hewan memeriksa sapi sebelum disembelih di Hari Raya Idul Adha di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (17/6/2024). (ds/ANTARA/HO-Diskannak Garut)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, GARUT – Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) Kabupaten Garut, Jawa Barat, memeriksa secara acak di sejumlah tempat untuk memastikan dalam kondisi sehat dan dagingnya layak dikonsumsi pada Idul Adha 1445 Hijriah.

“Hal ini sesuai wilayah yang sudah dibagi, kita juga memonitoring pelaksanaan penyembelihan kurban,” kata Kepala Diskannak Kabupaten Garut Beni Yoga Gunasantika di Garut, Senin.

Ia menuturkan tim yang sudah disebar ke sejumlah tempat pelaksanaan kurban di Hari Raya Idul Adha seperti masjid, lembaga, maupun organisasi untuk memeriksa kondisi kesehatan semua hewan kurban yang akan disembelih.

Tercatat, 59 lokasi yang didatangi petugas kesehatan hewan dengan jumlah hewan kurban yang diperiksa yakni 334 sapi, satu kerbau, 113 domba, dan dua kambing yang hasilnya semua dalam kondisi sehat dan layak dikonsumsi.

“Pengawasan kurban saat penyembelihan ‘postmortem’ 17 Juni 2024 jumlah titik pengawasan 59 lokasi, jumlah ternak disembelih, sapi 334 ekor, kerbau satu ekor, domba 113 ekor, kambing dua ekor,” katanya.

Ia menambahkan pemeriksaan hewan kurban tidak hanya dilakukan sebelum dan sesudah penyembelihan, melainkan dilakukan juga beberapa hari sebelum Hari Raya Idul Adha untuk memastikan dalam kondisi sehat saat di peternakan maupun saat tiba di tempat penyembelihan.

“Kita sudah buat tim untuk memonitor pelaksanaan kurban dari kemarin sampai tadi malam kita keliling memeriksa kesiapan DKM,” katanya.

Penjabat Bupati Garut Barnas Adjidin menyatakan pihaknya sudah menginstruksikan jajaran Diskannak Garut untuk memastikan kebutuhan hewan kurban terpenuhi, dan dalam kondisi sehat, serta layak untuk kurban sesuai ajaran Islam.

Barnas setelah Shalat Idul Adha melakukan peninjauan langsung ke tempat penyembelihan hewan kurban di Perumahan Bumi Jaya Asri, Kecamatan Tarogong Kidul untuk memastikan kesiapan tempat sesuai standar pelaksanaan penyembelihan hewan kurban.

“Penyembelihan hewan kurban itu harus dengan aturan yang berlaku, harus betul-betul sapi, kerbau, kambing, masuk dalam standar kurban, lalu kemudian penyembelihannya juga harus sesuai dengan syariat yang ditentukan,” katanya.

Ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah berkurban sebagai wujud keimanan dan ketakwaan masyarakat kepada Allah SWT dalam momentum Idul Adha.

“Ini adalah contoh bahwa ketebalan keimanan dan ketakwaan kita sudah diwujudkan melalui Idul Adha,” kata Barnas.(ds/antara)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar