Pemprov Papua Pegunungan Perkuat Komunikasi dengan Lembaga Keagamaan

DINAMIKA SULTRA.COM, WAMENA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan memperkuat komunikasi sosial dengan lembaga keagamaan di delapan kabupaten guna mendukung kebijakan dan program kerja pemerintah daerah setempat.
Gubernur Papua Pegunungan John Tabo di Wamena, Jumat, mengatakan dalam kepemimpinannya ada tiga unsur yang menjadi landasan utama yakni adat, gereja, dan pemerintah.
“Kalau ingin pembangunan di Papua Pegunungan berhasil, maka tiga unsur ini harus saling mendukung satu sama lain. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat adat dan denominasi gereja di sini,” katanya.
Saat awal kepemimpinan pihaknya telah membantu pembangunan Gereja Baptis dengan kucuran anggaran Rp15 miliar. Selain itu juga pihaknya terus memberikan perhatian ke berbagai denominasi gereja lain, seperti Kingmi, GIDI, dan Katolik.
“Secara bertahap kami akan memberikan dukungan juga kepada denominasi gereja lain untuk bersama mendukung percepatan pembangunan di Papua Pegunungan,” ujarnya.
Dia menjelaskan masyarakat di delapan Kabupaten Papua Pegunungan sangat menjunjung nilai-nilai budaya dan adat istiadat serta agama.
“Dalam kepemimpinan kami, keterlibatan adat dan gereja merupakan hal mendasar dalam membangun Papua Pegunungan yang lebih baik ke depan. Masyarakat Papua Pegunungan sangat menghargai adat istiadat, tetapi juga mengunjungi tinggi nilai-nilai spiritual keagamaan,” katanya.
Dia menambahkan adat, gereja, dan pemerintah, merupakan tiga serangkai yang menjadi satu dan tidak dapat dipisahkan untuk percepatan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), pendidikan, kesehatan, maupun infrastruktur.
“Kami berharap seluruh masyarakat adat, lembaga keagamaan, dapat terus mendukung setiap program dan kegiatan pembangunan yang pemerintah lakukan selama lima tahun ke depan sehingga kesejahteraan masyarakat di delapan kabupaten terwujud,” ujarnya.(ds/antara)