Fisip UHO Terima Benchmarking FISE USN Kolaka

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Guna memperkuat kolaborasi penjaminan mutu, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Halu Oleo (UHO) menjadi rujukan dengan menerima kunjungan benchmarking dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Ekonomi (FISE) Universitas Sembilan Belas November (USN) Kolaka, yang dipimpin langsung oleh Ketua Gugus Penjaminan Mutu, Mardiana.
Ketua Unit Jaminan Mutu dan Sistem Informasi Fisip UHO, La Taya mengatakan, kegiatan benchmarking ini difokuskan pada penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan pengajuan program studi baru serta peningkatan akreditasi.
“Delegasi FISE mendalami berbagai dokumen dan mekanisme penjaminan mutu yang diterapkan di Fisip UHO, mulai dari kebijakan mutu, standar mutu, hingga implementasi siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP),” ujarnya, Jumat (27/2/2026).
Selain itu kata dia, pembahasan juga mencakup pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI), mekanisme audit, luaran audit, rencana tindak lanjut (RTL), serta pelaksanaan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) di tingkat fakultas dan universitas.
“Benchmarking ini juga berkaitan dengan persiapan pengajuan program studi baru ke Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Komunikasi Administrasi (LASPAC),” kata La Taya.
“Sejumlah indikator penting dalam formulir akreditasi baru, termasuk penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Program Studi atau renstra keilmuan, menjadi bagian dari materi studi tiru,” imbuhnya.
Ia menjelaskan, Fisip UHO dinilai memiliki best practice dalam tata kelola penjaminan mutu di tingkat fakultas. Capaian tersebut tercermin dari raihan akreditasi unggul pada beberapa program studi, di antaranya Program Studi Kesejahteraan Sosial dan Program Studi Ilmu Komunikasi.
“Secara kelembagaan, Fisip UHO menaungi sembilan program studi yang tersebar di sejumlah jurusan, seperti Ilmu Komunikasi, Jurnalistik, Perpustakaan dan Ilmu Informasi, Sosiologi, Ilmu Politik, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Administrasi Publik dan Administrasi Bisnis. Pengelolaan mutu seluruh program studi dilakukan secara terintegrasi melalui sistem manajemen mutu fakultas,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa, melalui kegiatan ini diharapkan dapat diadaptasi dan diterapkan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik institusi mitra.
“Harapannya, penguatan sistem penjaminan mutu tidak hanya berdampak pada peningkatan akreditasi, tetapi juga pada budaya mutu yang berkelanjutan,” Tutup La Taya.(ds/adf)