Senat UHO Segera Ajukan Hasil Penjaringan Pilrek ke Menteri Pendidikan Tinggi Saintek

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Tahapan penjaringan bakal calon Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) periode 2026–2030 resmi menghasilkan tiga nama yang akan melanjutkan proses pemilihan. Senat UHO memastikan seluruh hasil penjaringan segera disampaikan kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk memasuki tahapan berikutnya.
Ketua Senat UHO, Prof. Dr. H. Jamili, M.Si., menjelaskan, tiga kandidat yang lolos ke tahap selanjutnya adalah Prof. Dr. Ida Usman, Prof. Dr. Takdir Sailu, dan Prof. Dr. Herman. Ketiganya akan mengikuti mekanisme lanjutan sesuai regulasi yang berlaku, termasuk proses penilaian oleh kementerian.
“Hasil rapat akan segera kami lengkapi dengan berita acara, visi dan misi ketiga calon, daftar hadir, serta permohonan kepada Inspektorat Jenderal untuk melakukan penelusuran terhadap para calon. Setelah itu kami menyurat kepada Menteri untuk memohon kesediaan waktu pelaksanaan tahapan berikutnya,” ujar Jamili usai rapat Senat, Jumat (10/7/2026).
Ia mengatakan, sebelum pemungutan suara akhir, Menteri akan melakukan wawancara secara langsung terhadap masing-masing kandidat. Wawancara tersebut umumnya dilaksanakan secara daring dan menjadi bagian penting dalam proses penilaian terhadap kapasitas calon rektor.
Menurutnya, jadwal pemilihan rektor sepenuhnya berada di bawah kewenangan Menteri. Senat hanya bertugas melaksanakan seluruh tahapan sesuai ketentuan hingga menyerahkan tiga nama calon hasil penjaringan.
“Awalnya memang ditargetkan sebelum 25 Agustus sudah ada rektor definitif. Namun karena adanya perpanjangan masa pelaksana tugas, jadwal akhirnya menyesuaikan kesiapan Menteri. Kami siap kapan pun tahapan itu dilaksanakan,” katanya.
Jamili juga mengapresiasi seluruh sivitas akademika dan insan pers yang telah ikut menjaga situasi tetap kondusif selama proses penjaringan berlangsung. Menurutnya, dinamika dalam pemilihan rektor merupakan hal yang wajar, namun tidak sampai mengganggu aktivitas akademik di lingkungan kampus.
“Alhamdulillah, proses akademik tetap berjalan normal. Penginputan nilai telah selesai, dan kami juga sedang mempersiapkan penerimaan mahasiswa baru. Ini menunjukkan bahwa seluruh tahapan pilrek dapat berjalan beriringan dengan kegiatan akademik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dalam mekanisme pemilihan rektor, Senat Universitas memiliki bobot suara sebesar 65 persen, sedangkan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi memiliki porsi 35 persen. Karena itu, penilaian kementerian akan menjadi faktor penting dalam menentukan rektor terpilih.
Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan Rektor UHO, Prof. Dr. Ir. Ali Bain, M.Si., menegaskan panitia akan segera menuntaskan seluruh administrasi hasil penjaringan sebelum disampaikan kepada Menteri.
Menurut Ali Bain, panitia siap melanjutkan seluruh tahapan sesuai jadwal yang ditetapkan kementerian dan berharap proses pemilihan tetap berlangsung aman, terbuka, serta menjunjung tinggi nilai-nilai akademik.
“Kami akan segera menyampaikan laporan hasil penjaringan kepada Menteri melalui Ketua Senat. Setelah itu, seluruh tahapan bergantung pada kesiapan waktu dari Bapak Menteri. Yang jelas, panitia siap menjalankan setiap proses agar pemilihan rektor berlangsung tertib, kondusif, dan sesuai aturan,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada awak media yang terus mengawal jalannya proses pemilihan rektor. Menurutnya, pemberitaan yang objektif turut memperlihatkan kepada publik bahwa UHO mampu menyelenggarakan pesta demokrasi akademik secara damai dan penuh kedewasaan.
“Harapan kami, proses ini menjadi contoh bahwa pemilihan rektor dapat berlangsung dalam suasana yang riang, sejuk, dan kondusif, dengan tetap mengedepankan kualitas serta integritas calon pemimpin universitas,” Tutupnya.(ds/Ono)